Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemuka Agama di Kabupaten Semarang Nikahi Bocah Berusia 7 Tahun Warga Magelang

KPA Jateng belum dapat membuka identitas orang yang melakukan pernikahan secara siri dan saat ini si perempuan berstatus pelajar di Magelang

Pemuka Agama di Kabupaten Semarang Nikahi Bocah Berusia 7 Tahun Warga Magelang
Google
Ilustrasi pernikahan 

Ia mengaku Komnas Perlindungan Anak Jateng sudah dua kali mengunjungi rumah korban.

Hanya saja dari dua kali kunjungan di Grabag, Magelang, pihaknya hanya bertemu orangtua korban saja.

"Kami mengecek dan bertemu orangtua saja karena anaknya berada di dalam rumah," jelasnya.

Meski begitu menurut Endar, hal tersebut dapat mengubah mental si anak menjadi lebih tertutup.

Hal itu dianggapnya merugikan karena perempuan itu dianggap masih memiliki masa depan yang panjang.

"Kami takutkan hal itu membuat si perempuan menjadi tidak mau bersosialisasi dengan orang lain," papar dia.

Endar ingin agar kepolisian dapat bekerja semaksimal mungkin mengungkap kasus tersebut.

Ia menilai pelaku kejahatan terhadap anak dapat dijerat UU no. 23 tahun 2002, yang diperbarui UU no. 35 tahun 2014 tengang perlindungan anak.

"Kami ingin pelaku pernikahan anak di bawah umur itu bisa mendapat hukuman yang setimpal," jelasnya. (Ahm)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pengasuh Pondok Pesantren di Kab Semarang Nikahi Anak 7 Tahun, Anak Tetap Tinggal dengan Orangtuanya

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas