Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Sudah Periksa 60 Saksi Terkait Kasus Kematian Anjanii Bee, 15 di Antaranya Teman Dekat Korban

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 teman dakat Intan Marwah Sofiyah alias Anjanii Bee (20), korban pembunuhan.

Polisi Sudah Periksa 60 Saksi Terkait Kasus Kematian Anjanii Bee, 15 di Antaranya Teman Dekat Korban
Facebook via Tribun Bogor
Polisi ungkap hasil autopsi Anjanii Bee, wanita bertato burung hantu yang ditemukan tewas di selokan Lembang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM, LEMBANG - Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 teman dakat Intan Marwah Sofiyah alias Anjanii Bee (20), korban pembunuhan, untuk pengungkapan kasusnya.

Anjanii Bee merupakan wanita bertato burung hantu yang mayatnya ditemukan di selokan atau saluran air pinggir Jalan Raya Bandung-Lembang atau Jalan Setiabudi dan hingga saat ini pelaku pembunuhnya masih misterius.

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan, untuk mengungkap pelaku pembunuhan atas wanita asal Kampung Karajan, Desa Karang Hegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang tersebut.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, hingga saat ini total saksi yang telah diperiksa itu sebanyak 60 dan 15 saksi di antaranya merupakan teman dekat korban.

"Orang dekat atau teman-teman korban yang sudah diperiksa ada 15 orang, baik yang ada di Subang, Bandung maupun daerah Karawang," ujar Yoris saat ditemui di SPN Polda Jabar, Cisarua, Selasa (24/3/2020).

Namun, dari semua saksi yang sudah diperiksa termasuk 15 teman dekat korban itu, tidak ada saksi yang mengetahui kasus pembunuhan tersebut dan tidak ada yang mengetahui dengan siapa terakhir kali korban pergi sebelum akhirnya ditemukan tewas.

"Sampai sekarang kita masih mematahkan alibi orang-orang yang dekat dengan korban. Misalnya saat diperiksa di mengaku ada di tempat ini, nah kita pastikan benar atau enggak poisinya di situ," ucapnya.

Untuk saat ini pihaknya masih mencari keterangan saksi yang mengetahui aksi penganiayaan tersebut, sehingga jika sudah menemukan, pelaku pembunuhan tersebut akan segera terungkap.

"Kalau misalnya ada saksi yang tahu kejadiannya di sini, enak kita. Makanya kami masih mematahkan semua keterangan-keterangan yang ada," ucapnya.

Baca: Bayi 1,5 Tahun Ditemukan Tewas di Kota Xiaogan yang Di-lockdown Pemerintah, Diduga karena Kelaparan

Baca: Virus Corona Bikin Penumpang MRT Turun Drastis, di Akhir Pekan Cuma 5.000-an Orang

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas