Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ikut Mandi Massal dan Melawan Saat Akan Ditertibkan, Tiga Orang di Manado Diamankan Polisi

Kasat Pol PP Manado, Johanus Woworuntu ketika dihubungi tribunmanado. co. id, belum memberi penjelasan rinci.

Ikut Mandi Massal dan Melawan Saat Akan Ditertibkan, Tiga Orang di Manado Diamankan Polisi
(kolasetribunmanado/Facebook EvaGagun)
SCREENSHOT VIDEO Warga Mandi Pantai di Manado di Tengah Virus Corona 

Isinya beberapa orang terlibat adu mulut dengan beberapa orang lainnya yang ada di lokasi pengambilan video.

Pada video pertama berdurasi 1 menit 8 detik itu terdengar teriakan virus, mandi, dan obat.

Di video kedua dengan durasi 47 detik itu percakapannya sama, hanya saja dari arah perekam video terdengar percakapan jika Corona harus banyak di air.

Terdengar pula jika pria yang tak memakai baju itu berteriak agar apa yang mereka lakukan tak usah dilarang.

Hal itu karena merupakan obat.

"Ini obat, ndak usah larang pa torang (Ini obat jangan larang kami," teriak pria bercelana hitam pendek tersebut.

Pria tersebut pun terdengar berkali-kali menyebut obat sambil menunjuk ke arah pantai.

Video viral dan jadi konsumsi warganet Sulawesi Utara (Sulut) setelah akun Facebook dengan nama EvaGagun menggungah video ini ke linimasa Facebook pribadinya.

Selain melampirkan dua video tersebut, EvaGagun juga terpantau menyematkan caption dalam unggahan yang diunggah 17 jam lalu Minggu (12/04/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat artikel ini dimuat, video ini telah ditanggapi oleh 354 akun, 606 komentar dan 7,4 ribu kali dibagikan.

Berikut caption yang disematkan EvaGagun.

"Dri orang manado torang blajar kalo OBAT CORONA MANDI PANTE (emoticon) . Nya mo dpa lawang orng manado p KUMABAL (Dari orang Manado kami belajar kalau obat corona yakni mandi di Pantai. Tak ada yang bisa melawan ngeyelnya orang Manado,"

Sementara dari info yang didapat Tribunmanado.co.id, Senin (13/04/2020), warga yang masih dalam keadaan basah usai mandi pantai itu ternyata terlibat adu mulut dengan petugas Sat Pol PP Manado.

Diketahui, lokasi kejadian ini terjadi di Pantai Kawasan Mega Mas Manado, persisnya di lokasi tambatan perahu, dekat Jangkar Sandar.

John Pade Warga Tituwungen membeberkan soal persoalan itu ia juga turut merekam kejadian itu.

John menyampaikan, ini hanya salah paham saja.

Harusnya lebih digiatkan lagi sosiliasasi ke warga.

Masalah ini pun sudah berhasil dinetrelisir setelah Polsek Sario turun ke lokasi menengani perselisihan warga dan Sat Pol PP.

Kasat Pol PP Manado, Johanus Woworuntu ketika dihubungi tribunmanado. co. id, belum memberi penjelasan rinci.

Ia beralasan sedang mengadakan rapat dengan Wali Kota Manado.

Adapun lokasi di kawasan Mega Mas itu merupakan lokasi 'daseng' atau tempat tambatan perahu nelayan, sudah sejak lama ketika teluk Manado direklamasi.

Selain jadi tempat perahu, jadi juga tempat permandian umum warga setempat, termasuk sesekali jadi tempat menjajakan ikan segar hasil tangkapan warga. (Ryo Noor)

 Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Kasus Mandi Pantai Massal Berbuntut Panjang, Polisi Ciduk Kakak Beradik yang Lawan Petugas

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Manado
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas