Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Penculikan Baby Sitter di Palembang Hanya Rekayasa, Tiga Perempuan Ditangkap Polisi

Ketiganya sepakat untuk melakukan penculikan terhadap baby sitter yang dikabarkan diculik usai melaporkan kasus penipuan pembelian ponsel.

Kasus Penculikan Baby Sitter di Palembang Hanya Rekayasa, Tiga Perempuan Ditangkap Polisi
@sumselreceh
Potongan adegan video baby sitter yang mengaku diculik. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap tiga pelaku penculikan terhadap baby sitter Romiati Wulan Sari (25).

Ketiga pelaku diamankan di sebuah rumah di kawasan Kota Palembang, Rabu (15/4/2020) malam.

Ketiganya sepakat untuk melakukan penculikan terhadap baby sitter yang dikabarkan diculik usai melaporkan kasus penipuan pembelian ponsel.

Saat ini, ketiganya sudah diamankan di Mapolda Sumsel dan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terkait motif dan modus yang mereka lakukan.

Sebelumnya kasus penculikan terhadap baby sister bernama Romiati Wulan Sari (25) membuat heboh.

Kasus penculikan yang terjadi Selasa (14/4/2020) pukul 15.26 usai dirinya melapor ke Polsek IT 1 Palembang untuk membuat laporan penipuan pembelian ponsel secara online yang dilakukannya.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan ketika menginterogasi Romiati Wulan Sari saat diamankan di Mapolda Sumsel, Kamis (16/4/2020).
Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan ketika menginterogasi Romiati Wulan Sari saat diamankan di Mapolda Sumsel, Kamis (16/4/2020). (Tribun Sumsel/M Ardiansyah)

Romiati Wulan Sari datang ke Polsek IT 1 Palembang bersama majikannya laki-laki dan perempuan.

Sebelum melapor, petugas SPKT sempat meminta keterangan terhadap Romiati dan menunjukkan bukti transfer terkait pembelian secara online.

Kapolsek IT 1 Palembang Deni Triana melalui Kanit Reskrim Iptu Alkap didampingi Panit Reskrim Ipda Jhony Palapa membenarkan saat itu ada korban akan melapor terkait penipuan online pembelian ponsel yang dialaminya.

Ketika itu, korban datang bersama kedua majikannya.

Baca: KBRI Riyadh: 9 WNI Positif Virus Corona, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Sumsel
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas