Gubernur Sulawesi Selatan Hadiahi Bocah Penjual Jalangkote Beasiswa 3 Tahun dan Motor Listrik
Kasus perundungan yang dialami Rizal, bocah penjual jalangkote di Kabupaten Pangkep mendapat perhatian dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Di-bully Delapan Pemuda
Insiden perundungan yang dialami Rizal viral di media sosial karena salah satu perundungnya merekam aksi tidak terpuji itu.
Dikutip dari Kompas, terlihat dalam video Rizal yang sedang mengendarai sepeda dihadang sekelompok pemuda hingga tersungkur di rerumputan.
Setelah video perundungan itu viral, Polsek Ma'rang langsung memburu pelaku dalam rekaman itu.
Menurut Kapolsek Ma’rang, Iptu Sofyanto ada delapan pemuda yang berhasil diamankan petugas.
"Telah diamankan delapan orang pemuda yang mem-bully hingga memukul bocah penjual jalangkote yang videonya viral di media sosial."
"Salah seorang di antara dari delapan pemuda itu bernama F (26), warga Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, yang melakukan pemukulan terhadap bocah penjual jalangkote," jelasnya.
Akibat penganiayaan itu, Rizal mengalami luka-luka pada lengan kirinya.
Menurut laporan TribunnewsWiki, Rizal tidak bercerita pada ibunya mengenai kejadian yang ditimpanya itu.
Rizal bahkan tidak mengaku alasan luka-luka di badannya itu.
Bahkan menurut pengakuan ibunya, bocah belia ini sempat menciumi adiknya dan minta maaf karena tidak bisa carikan uang untuk beli popok.
"Kemarin pulang, terus langsung pergi cium adeknya. Sudahnya itu minta maaf sama adeknya karena sudah tidak bisa carikan uang beli popok," jelas ibu Rizal, Dahlia.
"Saya sempat tanya, ada apa? Tapi ia malah tidak mau menjawabnya dan hanya bilang nanti pi lagi mama menjual ka," ujar Dahlia.
(Tribunews/Ika Nur Cahyani) (Kompas.com/Kontributor Makassar, Hendra Cipto) (TribunnewsWiki/Dinar Fitra Maghiszha)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.