Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Tenaga Medis Positif Corona, Sempat Halalbihalal di Rumah Suami Sebelum Hasil Tes Swab Keluar

Seorang tenaga medis di Mataram dinyatakan positif corona. Ia sempat mengikuti halalbihalal di rumah suami sebelum hasil tes keluar.

Tenaga Medis Positif Corona, Sempat Halalbihalal di Rumah Suami Sebelum Hasil Tes Swab Keluar
tribunjabar/firman wijaksana
(ILUSTRASI Halalbihalal) Ribuan Asep berkumpul di Pendopo Garut halal bihalal, Minggu (23/6/2019) - Seorang tenaga medis di Mataram dinyatakan positif corona. Ia sempat mengikuti halalbihalal di rumah suami sebelum hasil tes keluar. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasien positif Covid-19, R (42), asal Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Mataram dikabarkan sempat melakukan halalbihalal.

Acara halalbihalal tersebut digelar di rumah suaminya di Desa Darek, Lombok Tengah.

Belakangan, diketahui R telah melakukan halalbihalal di rumah suaminya sebelum hasil swab positif Covid-19 keluar pada Minggu (24/5/2020) lalu, saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Dari keterangan warga, yang bersangkutan ini melakukan halalbihalal dengan kurang lebih 20 orang tetangga-tetangganya," kata Kepala Desa Darek, Ismail Sahabudin, dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (26/5/2020)

Disampaikan Ismail, R merupakan tenaga medis di rumah Sakit Kota Mataram.

Baca: Vaksin Virus Corona Sudah Dilakukan Uji Coba Pertama, Sudah Menunjukkan Hasil yang Aman dan Efektif

Baca: Anies Baswedan Didesak Tolak Pembukaan Mal yang Berpotensi Jadi Klaster Baru Corona

Sejak 30 April 2020, R selalu kembali ke rumah setelah bekerja.

"Yang bersangkutan medis di bagian gizi."

"Semenjak tanggal 30 April itu dia sudah di sini, dia pulang pergi kerja," ujar Ismail.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan contact tracing bersama Dinas Kesehatan terhadap beberapa orang yang pernah dekat dengan R, termasuk suaminya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Rumah Sakit Mataram, Herman Mahaputra, mengakui R merupakan pekerja medis di instansinya.

Baca: Nadiem Nilai Para Siswa Beradaptasi dengan Teknologi Secara Natural di Tengah Pandemi Corona

Baca: Kelemahan Virus Corona Terdapat pada Struktur Kimianya, Yurianto: Mudah Hancur dengan Sabun

Halaman
12
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas