Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harga Biji Bunganya Selangit, Tanaman Porang Jadi Harapan Warga Cikatomas di Masa Pandemi

Biji bunga yang siap bibit harganya sampai Rp 1,2 juta per kg, buah katak Rp 120.000 per kg,

Harga Biji Bunganya Selangit, Tanaman Porang Jadi Harapan Warga Cikatomas di Masa Pandemi
Andri M Dani/Tribun Jabar
Petani menunjukkan umbi-umbian porang (Amorphophalus muelleri) yang dipanen di Blok Purut, Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Cijeungjing, Ciamis, Sabtu (30/5). Masyarakat di Blok Purut mulai banyak yang menanam porang karena potensinya menjanjikan secara ekonomi. 

Ia tak menyangka kalau tanaman liar yang marak dibudidayakan tersebut banyak ditemukan di areal TPA Cikatomas tak jauh dari Blok Purut.

Di kawasan tempat pembuangan sampah itu banyak ditemukan tanaman porang yang tumbuh subur dan tak pernah diambil. Mungkin karena tidak banyak yang tahu.

“Tanaman porang memang mirip suweg atau iles. Bedanya, tanaman porang ada kataknya (ada buah tunggal di ketiak daun) atau buah bulbil. Kalau umbinya sih mirip,” ujar Hendrawan kepada Tribun, Sabtu (30/5).

Baca: Pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri Bertambah 5 Orang, Diantaranya Disumbang Pabrik Rokok Tulungagun

Baca: Liga 1 2020 Lanjut Atau Diganti Jadi Turnamen? Pelatih Persib: Suka-Tak Suka, Kami Harus Terima

Baca: Hak Anak Harus Menjadi yang Utama Jelang New Normal di Dunia Pendidikan

Semula Hendrawan leluasa berburu porang di areal TPA Cikatomas yang luasnya sekitar 8 hektare. Tak hanya berburu umbinya, tetapi juga bunga dan buah kataknya.

Kemudian ia jual sebagai bibit atau benih. Harganya pun cukup menjanjikan.

Biji bunga yang siap bibit harganya sampai Rp 1,2 juta per kg, buah katak Rp 120.000 per kg, umbi basah untuk bibit Rp 60.000 per kg (rata-rata 5-6 umbi per kg).

Kini sudah banyak warga yang paham. Setiap hari ada saja warga yang “panen” porang di kawasan tempat pembuangan sampah yang berlokasi tebing Sungai Citanduy itu.

Mungkin di areal TPA itu tanaman porang tumbuh bertahun-tahun sehingga ada warga yang mendapat umbi porang yang beratnya sampai 7 kg.

Warga yang berburu porang itu juga membawa pulang untuk ditanam di kebun sendiri.

“Kebanyakan memang dijual untuk benih atau bibit. Cikatomas kini terkenal sebagai sumber benih porang di Ciamis. Dari berbagai daerah beli benih porang dari sini.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas