Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

99 Pengungsi Rohingya Dipindah dari Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe ke Tempat yang Lebih Layak

Relokasi bertujuan agar para pengungsi Rohingya mendapat tempat tinggal lebih layak dengan fasilitas yang memadai.

99 Pengungsi Rohingya Dipindah dari Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe ke Tempat yang Lebih Layak
Foto Kiriman Warga
Pengungsi Rohingya direlokasi ke gedung BLK Lhokseumawe, Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Para pengungsi Rohingya direlokasi dari bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe, kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat, ke Gedung BLK Lhokseumawe di kawasan Kandang, Kecamatan Muara Dua, Jumat (10/7/2020).

Relokasi itu bertujuan agar para pengungsi mendapat tempat tinggal lebih layak dengan fasilitas yang memadai.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya saat serah terima pengungsi dari pihak Imigrasi ke Pemko Lhokseumawe di Gedung BLK setempat, kemarin.

"Relokasi dilakukan agar para pengungsi mendapat tempat tinggal lebih layak dengan fasilitas yang memadai. Apalagi kita belum bisa pastikan sampai kapan para pengungsi berada di sini (Lhokseumawe-red)," ujar Suaidi Yahya, seraya memastikan ketersediaan logistik bagi para pengungsi.

Nelayan menemukan sebuah kapal motor mengangkut puluhan warga asing di pesisir Pantai Seunuddon, Aceh Utara, Rabu (24/6/2020).
Nelayan menemukan sebuah kapal motor mengangkut puluhan warga asing di pesisir Pantai Seunuddon, Aceh Utara, Rabu (24/6/2020). (Polsek Seunuddon)

Selain Wali Kota Suaidi Yahya, hadir pula pada acara serah terima tersebut Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Agung Sukoco, dan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto.

Relokasi pengungsi Rohingya tersebut merupakan hasil keputusan rapat koordinasi antara pihak Imigrasi, wakil UNHCR, IOM ,PMI, Dinas Sosial, UNICEF, Dinas Kesehatan, Polri, Satpol PP, Sekretaris Satgas, Wakil Ketua Satgas, dan perwakilan Satgas pada Kamis (9/7/2020) di ruang rapat kantor Dinas Sosial Kota Lhokseumawe.

Baca: 25 Anak Pengungsi Rohingya di Aceh Diketahui Tanpa Keluarga

Baca: Cerita Pengungsi Rohingya Berbulan-bulan di Lautan, Makan Beras dan Menunggu Hujan Untuk Minum

Awalnya sebanyak 99 imigran Rohingya terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara, Rabu (24/6/2020).

Kapal mereka ditemukan dalam kondisi rusak oleh nelayan dengan jarak lebih kurang empat mil dari pesisir pantai.

Para imigran lalu dievakuasi ke kapal nelayan Aceh Utara.

Tidak lama kemudian, boat yang sudah dipenuhi imigran Rohingya dibawa ke tepi Pantai Lancok Aceh Utara.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas