Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Kelompok ABG Isi Bensin tapi Ogah Bayar, Ternyata Hanya Salah Paham, 4 Remaja Serahkan Diri

Polsek Ngaliyan menemukan dua fakta baru terkait aksi kelompok remaja yang tidak membayar uang saat mengisi bensin di SPBU Ngaliyan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in Soal Kelompok ABG Isi Bensin tapi Ogah Bayar, Ternyata Hanya Salah Paham, 4 Remaja Serahkan Diri
Istimewa
Kapolsek Ngaliyan Kompol R Justinus saat meminta keterangan kepada empat remaja tak bayar uang di SPBU Ngaliyan di Polsek Ngaliyan, Senin (21/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Ramai diperbincangkan soal enam ABG yang tak mau bayar bensin di SPBU.

Empat ABG tersebut sudah menyerahkan diri ke polisi.

Dari pengakuan para pelaku, aksi tersebut dilakukan ternyata tanpa sengaja.

Polsek Ngaliyan menemukan dua fakta baru terkait aksi kelompok remaja yang tidak membayar uang saat mengisi bensin di SPBU Ngaliyan.

Pertama kelompok itu tidak sengaja untuk tak membayar lantaran diserahkan ke remaja paling belakang antrean.

Kedua penuturan petugas SPBU bahwa remaja itu menunjukan senjata tajam berupa pedang ternyata itu adalah sabuk.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Ngaliyan Kompol R Justinus.

Rekomendasi Untuk Anda

"Betul fakta itu kami dapat setelah kami mengamankan kelompok remaja tersebut."

"Intinya tidak ada unsur pidana dalam aksi kelompok remaja itu," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (21/7/2020).

Kompol Justinus menegaskan, saksi mata yang melihat itu pedang kemungkinan salah melihat lantaran dipengaruhi jarak pandang dan kondisi di depan kampus 2 UIN Walisongo kondisi gelap.

Fakta itu diperkuat dengan rekaman cctv yang diperoleh di SPBU.

Pihaknya melakukan pengamatan dengan saksama, dalam rekaman itu tidak ditemukan benda senjata tajam berupa pedang.

"Kalau bawa pedang pasti terlihat menonjol di tubuhnya, di jok motor juga tidak ada," paparnya.

Selain itu, di SPBU saat pengisian bahan bakar.

Baca: Hendak Datangi Kandang Ayam, Bayi 15 Bulan Tewas Kesetrum saat Pegang Kandang dari Kawat Besi

Baca: Remaja 16 Tahun Dihamili Ayah Tiri Sesuai Kesepakatan Bersama, Ibu Merestui, Korban Sudah Melahirkan

Baca: Parasut Tak Mengembang, Remaja Lulusan SMA Meninggal dalam Aksi Terjun Payung Pertamanya

Kapolsek Ngaliyan Kompol R Justinus saat meminta keterangan kepada empat remaja
Kapolsek Ngaliyan Kompol R Justinus saat meminta keterangan kepada empat remaja tak bayar uang di SPBU Ngaliyan di Polsek Ngaliyan, Senin (21/7/2020).

Menurut Kapolsek, para remaja tersebut tidak sengaja lantaran diserahkan ke teman mereka yang antre paling belakang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas