Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dongkrak Penjualan UMKM, Ganjar Pranowo Manfaatkan Media Sosial untuk Promosi

Penjualan pengusaha UMKM di Jawa Tengah mampu didongkrak karena promosi di media sosial ala Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Dongkrak Penjualan UMKM, Ganjar Pranowo Manfaatkan Media Sosial untuk Promosi
Istimewa
Momen ketika seniman Ari Lasso membeli salah satu produk UMKM asal Jawa Tengah. 

TRIBUNNEWS.COM - Penjualan pengusaha UMKM di Jawa Tengah mampu didongkrak karena promosi di media sosial ala Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Bahkan mantan vokalis Dewa 19 Ari Lasso ikut memesan produk UMKM.

Pipit Samgautama, warga Blora yang produk teri dan bawang gorengnya dibeli Ari Lasso sebanyak dua kardus karena promosi di media sosial yang dilakukan Ganjar. Awalnya produk makanannya direpost di Instagram oleh Ganjar Pranowo, pesanan dari pembeli baru pun bermunculan termasuk dari Ari Lasso.

"Saya kok setengah tidak percaya wong ikut gitu saja pesanan kok brudul-brudul banyak. Termasuk setelahnya produk saya dipesan oleh Ari Lasso," ujar warga Blora itu melalui sambungan telepon.

Ia mengisahkan, beberapa hari setelah produknya muncul di linimasa Instagram Ganjar Pranowo, ada pesan singkat yang masuk ke handphonenya. Pada pesan tersebut, si pemesan mengatasnamakan nama istri Ari Lasso, Vitta Dessy.

"Katanya itu namanya Vitta Lasso, antara percaya dan tidak saya kirimkan saja. Eh tidak tahunya saya dikirimi foto Mas Ari Lasso pegang produk saya. Apa ini berkat diunggah Pak Ganjar ya? Tapi yang jelas kostumer baru saya yang pesan orang-orang terkenal, setelahnya," urainya.

Pipit mengatakan, usahanya itu sudah berjalan selama 2 tahun. Dalam satu hari, rata-rata bisa menghasilkan 50 kemasan, dengan dibantu 5 orang karyawan dari sekitar rumah.

"Harapan kami, agar pengusaha UMKM dibantu, ya seperti cara ini saya rasa efektif," ujarnya.

Pengusaha lain Dwi Wahyuni, mengakui hal serupa. Menurutnya, setelah produk kain tenun Troso diunggah oleh Ganjar Pranowo, jumlah kostumer anyar pun bertambah.

"Jumlah orang yang berkunjung ke akun Instagram kami (@jaritenun) bertambah. Yang tanya-tanya juga banyak," ujarnya.

Ia menyebut, usaha pakaian tenun miliknya biasa melayani pesanan untuk seragam. Namun di tengah Pandemi Covid-19, jumlah pesanan menurun. Kemudian, ia banting setir membuat masker tenun.

"Pesanan paling banyak ke Kupang dan Kalimantan. Paling banyak per bulan bisa mengirim 500 buah," ujarnya.

Dwi berharap, inisiatif seperti LapakGanjar lebih banyak diterapkan. Mengingat, pola beli masyarakat yang berubah di tengah Pandemi Covid-19. Promosi via medsos LapakGanjar sendiri kini sudah tiga kali bergulir. Dalam promosi itu, mengutamakan pelaku UMKM asli Jawa Tengah, dengan kategori-kategori tertentu yang dibuat beda tiap hari Minggu.

Ganjar Pranowo mengatakan, inisiatif ini ditujukan untuk mengangkat UMKM Jateng, terutama mereka yang terdampak Covid-19. Dengan pengikut Instagram sebanyak 2,9 juta, ia berharap dapat menjaring calon konsumen untuk membeli produk pengusaha kecil.

Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas