Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pria Ini Dibunuh di Atas Kapal Terkait Dugaan Ilmu Hitam, Pelaku Merasa Korban Menyihir Keponakan

Kasus pria ditusuk hingga tewas di Sumenep Madura terungkap tiga hari setelah kematian korban.

Pria Ini Dibunuh di Atas Kapal Terkait Dugaan Ilmu Hitam, Pelaku Merasa Korban Menyihir Keponakan
DNA India
ILUSTRASI- Kasus pria ditusuk hingga tewas di Sumenep Madura terungkap tiga hari setelah kematian korban. 

TRIBUNNEWS.COM- Berikut ini kronologi pembunuhan seorang pria di atas kapal.

Para pelaku diduga memiliki dendam pribadi.

Dimana pelaku merasa keponakannya disihir oleh korban.

Kasus pria ditusuk hingga tewas di Sumenep Madura terungkap tiga hari setelah kematian korban.

Korban Hasyim, warga Pulau Kangean Sumenep, Madura tewas bersimbah darah di atas kapal ini akhirnya terungkap pada hari Kamis (6/8/2020) pukul 20.00 WIB.

Hasyim tewas mengenaskan setelah ditusuk oleh dua tersangka pada hari Selasa (4/8/2020) pukul 19.00 WIB yang dilatar belakangi santet (ilmu hitam).

Kapolres Sumenep, AKBP Darman menceritakan kronologi pembunuhan terhadap korban Hasyim oleh dua pelaku dendam yang dilatar belakangi dugaan kiriman santet yang dimiliki oleh korban.

"Kasus ini berawal dari dendam pribadi, tersangka ini merasa keponakannya disihir oleh korban," kata AKBP Darman, Senin (10/8/2020).

Detik - detik menegangkan saat pembunuhan di dalam anjungan kapal KM Jaya Abadi di pelabuhan Desa Saobi, Kecamatan Kangayan atau pulau Kngean tersebut.

Baca: Cemburu Berujung Aksi Pembunuhan di Puskesmas Tanjung Bumi Bangkalan, Berikut Kronologi Kejadiannya

Baca: Periksa Sejumlah Saksi Terkait Penemuan Kerangka Katyani, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pembunuhan

Baca: Kronologi Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Siak Hingga Jasadnya Ditemukan Tersangkut di Pohon

Tersangka ini kata AKBP Darman awalnya meminta semua ABK kapal KM Jaya Abadi untuk turun dan korban posisi masih di dalam kapal.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas