Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Protes Belajar Daring, Orang Tua Murid di Padang Upacara Pakai Seragam SD

Anggota DPRD Sumbar Maigus menjelaskan upacara tersebut merupakan ungkapan perasaan serta keprihatian orang tua murid terhadap sistem belajar daring.

Protes Belajar Daring, Orang Tua Murid di Padang Upacara Pakai Seragam SD
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
WIFI GRATIS UNTUK PELAJAR - Warung kopi Rizki di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tsngerang Selatan, memberikan layanan wifi gratis untuk para pelajar yang belajar daring, Rabu (29/7/2020). Anhar Rizki,, pemilik warung kopi ini mengaku prihatin melihat para pelajar yang belajar online namun ada keterbatasan tidak mempunyai kuota internet. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Warga Kampung KB Kurao Pagang Medern, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Nanggalo, Padang, Sumatera Barat menggelar upacara peringatan HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020) di Lapangan Bulu Tangkis Kampung KB Kurao Pagang, Padang.

Uniknya, para peserta upacara ini adalah emak-emak,  yang merupakan orang tua murid.

Mereka menggunakan seragam Sekolah Dasar (SD), pakaian merah putih.

"Semuanya ada sekitar 50 orang tua murid yang pakai baju sekolah dasar," kata peserta upacara, Dewi Mujayanti, Senin (17/8/2020).

Dewi Mujayanti mengatakan, upacara ini adalah penyampaian aspirasi para orang tua yang menolak adanya belajar sistem daring.

"Orang tua murid kewalahan dengan sistem belajar daring, dikarenakan sulit mengajarkan anak belajar dan harus membeli paket internet, ada juga yang tidak punya HP android," tegasnya.

Pada upacara ini, Anggota DPRD Sumbar Maigus Nasir didapuk jadi pembina upacara.

Maigus Nasir menjelaskan upacara tersebut merupakan ungkapan perasaan serta keprihatianan orang tua murid terhadap sistem belajar daring atau online.

Aspirasi para orang tua tersebut akan disampaikan kepada pemerintah, Gubernur dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

"Aspirasi ini akan kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan, untuk agar dilakukan evaluasi. Sekarang kita tidak lagi dalam kondisi darurat," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas