Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Devita, Bekerja Sebagai Operator Alat Berat dan Sopir Truk untuk Hidupi Ketiga Adiknya

Devita mengaku bisa menikmati pekerjaannya hampir 2 tahun menjadi seorang operator ekskavator.

Kisah Devita, Bekerja Sebagai Operator Alat Berat dan Sopir Truk untuk Hidupi Ketiga Adiknya
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Devita Wati (22) saat mengendarai truk di salah satu Depo di Jalan Deles-Kemalang, Dukuh Krancah, Desa Bumiharjo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (1/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Gadis cantik bernama Devita Wati (22) yang pintar mengoperasikan ekskavator pernah diminta oleh orangtuannya untuk masuk perkuliahan.

Namun warga Desa Siderejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten itu menolak permintaan tersebut dan memilih membantu orangtua menghidupi ketiga adiknya.

Devita memilih operasikan ekskavator dan kemudikan truk di sebuah depot pasir di Jalan Deles-Kemalang, Dukuh Krancah, Desa Bumiharjo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

"Saya pernah diminta kuliah, orangtua mau membiayai tapi saya tidak tertarik," kata Devita kepada TribunSolo.com, Selasa (2/9/2020).

Baca: Kisah Devi Nuraisyah Sopir Truk Cantik yang Viral, Suka Kendaraan Besar, Ortu Sempat Tak Beri Restu

Lebih lanjut, dia mengaku lebih menyukai tantangan seperti mengeoperator ekskavator dan truk pasir.

"Selain lebih menyukai tantangan, saya juga ingin membantu keuangan keluarga dan bisa menghidupi ketiga adik saya," kata dia.

Devita mengaku bisa menikmati pekerjaannya hampir 2 tahun menjadi seorang operator ekskavator.

Selain mengoperasikan operator ekskavator, kadang dirinya menjadi sopir truk pasir.

"Dulu setelah lulus sekolah nganggur setahun lalu paman saya beli alat berat dan saya bantu-bantu, ya hampir 2 tahunan saya bekerja di sini," jawab Devita.

Lebih lanjut, Devita menceritakan keinginannya membantu pamannya di depo pasir tersebut itu ternyata didukung keluarga.

Awalnya dia di tempatkan di bagian adminitrasi, namun akhirnya dia ditempatkan ke bagian operator ekskavator.

Devita semakin bersemangat dan tertantang dan ibunya pun memberikan dukungan.

"Ibu malah nyuruh saya latihan kemudikan alat berat, saya belajar tidak ada sekolah khusus tapi belajar dari teman operator lain," kata Devita. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Tolak Kuliah Demi Bantu Keluarga, Gadis Cantik Klaten Ini Rela Jadi Operator Ekskavator & Sopir Truk

Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas