Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Syekh Ali Jaber Ditikam

Pengakuan Pelaku Penikaman Syekh Ali Jaber: Dulu Penggemar Korban, Berubah Setelah Bertemu Seseorang

"Ada motif yang mungkin belum di-sharing ke media," tutur Ken kepada Tribunnews.com, Selasa (22/9/2020).

Pengakuan Pelaku Penikaman Syekh Ali Jaber: Dulu Penggemar Korban, Berubah Setelah Bertemu Seseorang
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
AA memeragakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber dalam rekonstruksi di Masjid Falahudin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Masyarakat sempat dihebohkan dengan insiden penusukan Syekh Ali Jaber.

Seperti diketahui, pria yang dikenal sebagai ulama dan pendakwah ini ditusuk oleh seorang pemuda berinisial AA pada hari Minggu, 13 September 2020 sore.

Saat itu, Ali Jaber sedang menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin yang berada di Jalan Tamin, Kecamatan Tanjung Karang Barat 

Akibatnya, Ali Jaber menderita luka tusuk di bagian bahu serta harus menerima enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di bagian luar.

Jemaah yang ada di lokasi langsung menangkap pelaku penusukan lalu menyerahkan pelaku ke pihak berwajib.

Kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna membongkar motif penusukan pelaku.

 Titip Salam untuk Presiden Jokowi, Syekh Ali Jaber: Keadaan Saya Baik-baik Saja

 Pihak RSJ Lampung Bantah Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Pernah Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

 Kebohongan Orangtua Penusuk Syekh Ali Jaber Terungkap, Pihak RSJ Bongkar Data Pasien 4 Tahun Lalu

 

Syekh Ali Jaber tunjukkan luka di bahu kanan akibat ditusuk orang tak dikenal saat ceramah di Lampung dan detik-detik saat terjadi aksi penusukan
Syekh Ali Jaber tunjukkan luka di bahu kanan akibat ditusuk orang tak dikenal saat ceramah di Lampung dan detik-detik saat terjadi aksi penusukan (Kolase Tribunnews (YouTube/Syekh Ali Jaber))

Mengenai hal ini, Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan angkat bicara.

Ia berkesempatan berbincang dengan sosok AA, pelaku penusukan.

Menurut Ken, AA berbicara dengan lancar.

"Ada motif yang mungkin belum di-sharing ke media," tutur Ken kepada Tribunnews.com, Selasa (22/9/2020).

HALAMAN SELANJUTNYA =======>

Ikuti kami di
Editor: Irsan Yamananda
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas