Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Awalnya Mengira Suara Kucing Bertengkar, Warga Kediri Temukan Bayi Laki-laki di Bawah Pohon Pisang

Seorang bayi laki-laki dengan kondisi masih terdapat ari-ari ditemukan tergeletak di bawah pohon pisang belakang rumah warga.

Awalnya Mengira Suara Kucing Bertengkar, Warga Kediri Temukan Bayi Laki-laki di Bawah Pohon Pisang
Tribunnews.com
Seorang bayi laki-laki dengan kondisi masih terdapat ari-ari ditemukan tergeletak di bawah pohon pisang belakang rumah warga. - Ilustrasi bayi 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang bayi laki-laki dengan kondisi masih terdapat ari-ari ditemukan tergeletak di bawah pohon pisang belakang rumah warga.

Penemuan bayi baru lahir itu terjadi di Dusun Sawahan, Desa Panyaman, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, Rabu (25/11/2020).

Sang bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sugianto.

Hal ini disampaikan Kapolsek Plemahan AKP Suharyanta melalui Kasi Humas Polsek Plemehan Aipda Andhik Susilo.

Baca juga: Warga Plemahan Kediri Temukan Bayi dengan Ari-ari di Kebun Pisang, Sempat Dikira Anak Kucing

Baca juga: Dikira Anak Kucing, Ternyata Bayi Masih Ada Ari-arinya Dibuang di Bawah Pohon PIsang

Baca juga: Mayat Bayi Dalam Tas Hijau Ditemukan di Semak-semak, Diperkirakan Bayi Berumur 1 Hari

"Saksi menemukan bayi sekitar pukul 14.45 WIB di bawah pohon pisang milik Nurul Khotimah."

"Awalnya saksi mendengar ada suara seperti kucing bertengkar."

"Kemudian, ia menuju sumber suara dan menemukan bayi laki-laki yang masih terpasang ari-arinya," jelasnya.

Setelah menemukan, saksi Sugianto memanggil temannya bernama Raka.

Baca juga: Diduga Hasil Hubungan Gelap, Mayat Bayi dalam Tas Dibuang di Pinggir Jalan Bogor

Ia kemudian juga memanggil warga sekitar untuk mengevakuasi bayi tersebut.

"Kemudian bayinya dibawa ke rumah warga bernama Nurul Khotimah."

Halaman
12
Editor: Widyadewi Metta Adya Irani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas