Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Diduga Setubuhi dan Peras PSK, Oknum Polisi di Bali Jadi Tersangka dan Ditahan

Seorang oknum polisi yang diduga memeras pekerja seks komersial berinisial MIS (21) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Diduga Setubuhi dan Peras PSK, Oknum Polisi di Bali Jadi Tersangka dan Ditahan
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Korban pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi memasuki ruang SPKT Polda Bali untuk melaporkan kasus yang dialaminya, Jumat (18/12/2020) sore. Oknum polisi berinisial RCN telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap seorang PSK yang menjual jasa melalui aplikasi Michat. 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Seorang oknum anggota Polda Bali berinisial RCN yang diduga memeras pekerja seks komersial (PSK) berinisial MIS (21) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Kasus ini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) karena tersangka dijerat pidana umum.

"Sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi lewat pesan WhatsApp, Senin (21/12/2020).

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUIH tentang pemerasan dan Pasal 369 KUHP tentang pemerasan disertai ancaman.

Menurut Syamsi, tersangka telah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah ditahan terhitung mulai hari ini," kata Syamsi.

Baca juga: Seorang Oknum Polisi Dilaporkan Lakukan Pemerasan dan Persetubuhan Oleh PSK

Sebelumnya, oknum polisi anggota Polda Bali, RCN diduga memeras seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial MIS (21).

MIS melaporkan kasus dugaan pemerasan itu ke Polda Bali, pada Jumat (18/12/2020).

Kuasa hukum korban, Charlie Usfunan mengatakan, MIS awalnya bekerja di sebuah hotel dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Untuk bertahan hidup, kliennya memilih menjadi PSK dan menawarkan jasanya di aplikasi MiChat, sejak tiga pekan lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas