Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seorang Mahasiswi Bunuh Bayinya, Cekik dan Sumpal Pakai Kapur Toilet, Kini Terancam 15 Tahun Penjara

 Seorang mahasiswi nekat membunuh bayi yang baru dilahirkannya di toilet. Pelaku mencekik dan menyumpal si bayi menggunakan kapur toilet.

Seorang Mahasiswi Bunuh Bayinya, Cekik dan Sumpal Pakai Kapur Toilet, Kini Terancam 15 Tahun Penjara
wytv.com
Ilustrasi penjara-  Seorang mahasiswi nekat membunuh bayi yang baru dilahirkannya di toilet. Pelaku mencekik dan menyumpal si bayi menggunakan kapur toilet. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang mahasiswi nekat membunuh bayi yang baru dilahirkannya di toilet.

Pelaku mencekik dan menyumpal si bayi menggunakan kapur toilet.

Kini pellaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Pelaku pembunuhan bayi, RH (26), akan dijerat Pasal 80 ayat (3), ayat (4) Undang-undang Nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 3 miliar.

Mahasiswi yang sedang magang sebagai perawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr. Soerojo Magelang itu diduga telah membunuh dengan mencekik dan menyumpal mulut bayinya menggunakan kapur toilet.

Kasus ini sedang ditangani Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota, Jawa Tengah.

"Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 3 miliar. Sesuai dengan pasal 80 ayat (3), ayat (4) UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak," terang Plt Kapolres Magelang Kota AKBP R. Fidelis Purna Timuranto, dalam jumpa pers di Mapolres Magelang Kota, Selasa (19/1/2021).

Selain itu, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu juga dijerat pasal 341 KUHP dan pasal 76 C UU nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan atau denda Rp 100 juta.

Baca juga: Sempat Dikira Jeroan Ikan, Ternyata dalam Plastik di Pintu Air Itu Mayat Bayi Kembar

Baca juga: Ingin Tutupi Aib, Pasangan Kekasih Ngaku Temukan Bayi di Tempat Sampah dan Ingin Adopsi

Fidel menuturkan, hasil pemeriksaan sementara, tersangka melahirkan dan membunuh bayinya seorang diri di kamar mandi Asrama Putri Kompleks RSJ Prof dr Soerojo Magelang pada 11 Januari 2021.

Usai dibunuh jasad bayinya dibungkus plastik kresek, lalu dimasukkan ke koper. Rencananya jasad bayi akan dikubur di pekarangan belakang asrama.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Miftah
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas