Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jumat Pagi Gunungkidul Diguncang Gempa Magnitudo 3.0

Gempa bumi terjadi di 133 Kilometer Barat Daya Kabupaten Gunungkidul atau tepatnya di 9.164 Lintang Selatan 110.34991 Bujur Timur.

Jumat Pagi Gunungkidul Diguncang Gempa Magnitudo 3.0
Shutterstock
Ilustrasi Gempa Gunungkidul. 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 07.24 WIB, gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta mencatat, gempa bumi terjadi di 133 Kilometer Barat Daya Kabupaten Gunungkidul atau tepatnya di 9.164 Lintang Selatan 110.34991 Bujur Timur.

"Info gempa hari ini terjadi di Barat Daya Gunungkidul sekitar pukul 07.24, dengan kekuatan Magnitudo 3.0 Skala Richter," kata Kasi Observasi Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta Budiarta, saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (29/1/2021).

Ia memastikan dampak gempa di Gunungkidul pada hari ini tidak berpengaruh besar sehingga tidak merusak bangunan.

"Karena kejadian gempa di kedalaman 10 Kilometer di permukaan laut, dan tidak menimbulkan tsunami," ujarnya.

Ditanya terkait peningkatan aktivitas gempa di wilayah Jateng-DIY, Budi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa hasil pemantauan PGR wilayah VII BMKG tercatat peningkatan aktivitas kegempaan dengan rata-rata mencapai 11 gempa dalam satu pekan.

Baca juga: POPULER Nasional: Pengungsi Gempa Sulbar Capai 90 Ribuan | Penyetir Berselang Oksigen

Baca juga: 13 Hari Pascagempa Majene, Sejumlah Warga Desa Sambabo Akui Masih Trauma dan Takut

"Rata-rata setiap pekan itu terjadi 11 gempa bumi di PGR wilayah VII yang meliputi Jateng-DIY-Jatim. Tapi untuk pekan ini kami mencatat ada 15 gempa. Terjadi peningkatan aktivitas gempa," tegasnya.

Budi menambahkan, peningkatan gempa tersebut lantaran BMKG telah menambahkan sensor pendeteksi gempa di PGR VII wilayah DIY.

Saat ini, lanjut Budi, total ada 50 sensor pendeteksi gempa yang dipasang di tiga wilayah observasi.

"Jadi peningkatan gempa itu lantaran sensor kami saat ini lebih banyak dan meluas. Gambarannya ya semakin rapat dan luas jaring yang ditebar, semakin banyak pula ikan yang tertangkap," tuturnya.

Namun demikian, selama aktivitas peningkatan gempa di wilayah DIY, Jateng, dan Jatim tersebut terdeteksi, hingga kini BMKG menyatakan belum ada potensi bahaya akibat meningkatnya potensi gempa di tiga wilayah tersebut. (hda)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul BREAKING NEWS: Gempa Bumi Berkekuatan 3.0 Skala Richter Guncang Gunungkidul Jumat Pagi

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas