Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Seorang Pria Depresi Diceraikan Istri, Sering Panggil Nama Orang Tercinta, Kini Tinggal Bersama Ayam

Seorang pria depresi diceraikan istri. Pria tersebut sering berbicara sendiri bahkan memanggil nama orang yang dicintainya tersebut.

Editor: Miftah
zoom-in Seorang Pria Depresi Diceraikan Istri, Sering Panggil Nama Orang Tercinta, Kini Tinggal Bersama Ayam
(Dokumentasi humas SMC Yasir)
Kondisi Abas setelah komunitas Sebatik Milenial Care (SMC) mengunjunginya, Abas sejak 2019 tinggal di kolong rumah dengan dinding seng bekas dan menjadi kandang ayam 

Keadaan Abas lalu mendapat perhatian dari komunitas Pemuda Sebatik, para pemuda yang tergabung dalam Sebatik Milenial Care (SMC) tersebut menyambangi Abas.

Mereka mengaku prihatin dan bersama sama membersihkan tempat Abas yang tak lebih dari sebuah kandang ayam.

‘’Memang beliau sakit, depresi juga karena dalam kondisi seperti itu ditelantarkan, istrinya pergi, tidak ada ada yang urus, ini yang coba kita carikan solusi,’’kata Humas SMC, Yasir.

SMC akan berusaha lebih sering memantau kondisi Abas.

Untuk masalah kebersihan tempat Abas, para pemuda akan kerja bakti, sementara untuk biaya pengobatan, para pemuda tersebut akan mencoba menggalang donasi.

Didaftarkan dalam penerima BLT Desa

Staf kantor Desa Tanjung Karang, Kasma saat dihubungi juga mengakui bahwa Abas termasuk warga desa setempat yang butuh perhatian serius.

BERITA TERKAIT

Kasma yang juga ikut melihat langsung kondisi Abas, ikut terenyuh, ia menyaksikan sendiri di kolong rumah yang ditempati Abas, penuh dengan kotoran ayam.

‘’Ada mungkin sekitar setahun tidak mandi, anak anak dari SMC mandikan dia, saya ikut bersihkan tempatnya, banyak sekali kotoran ayam kasihan,’’katanya.

Kasma juga mengatakan bahwa Abas, sebelumnya masuk dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Hanya saja, PKH dimaksud atas nama istrinya, sehingga bantuan tersebut tidak bisa diberikan untuk Abas.

Saat ini, Pemerintah desa Tanjung Karang Sebatik sudah memasukkan nama Abas dalam daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Setiap bulannya ada uang sebesar Rp.300.000 yang dianggarkan.

‘’Kita sudah daftar namanya, kalau mekanismenya akan kita bicarakan lagi, apakah tunai dikasih, tapi kalau tunai dengan keadaan dia begitu, bingung juga,’’kata Kasma.

(Kompas.com/Ahmad Zulfiqor)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Abas Hidup Bersama Ayam, Diasingkan Keluarga Akibat Depresi karena Ditinggal Istri"
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas