Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Begal Sadis Beraksi di Binjai, Pasutri Dibunuh dan Mayatnya Dibuang ke Parit Perkebunan Tebu

Pasangan suami berinisial SGA (56) dan istrinya AST (59) jadi korban begal sadis di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Begal Sadis Beraksi di Binjai, Pasutri Dibunuh dan Mayatnya Dibuang ke Parit Perkebunan Tebu
nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi tewas - Begal Sadis Beraksi di Binjai, Pasutri Dibunuh dan Mayatnya Dibuang ke Parit Perkebunan Tebu 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami berinisial SGA (56) dan istrinya AST (59) jadi korban begal sadis di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Diketahui setelah merampas sepeda motor, pelaku membunuh para korban.

Hal ini diketahui dengan ditemukannya luka akibat benda tajam dan benda tumpul di bagian kepala.

Sedangkan mayat keduanya tergeletak di parit di perkebunan tebu milik PTPN II di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (22/2/2021) pagi.

Baca juga: Usai Tenggak Alkohol 90 Persen Plus Sirup dan Obat Batuk, Dua Pemuda di Tasikmalaya Tewas

Saat dikonfirmasi, Kepala Sub Bagian Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting menjelaskan, korban merupakan warga Dusun VII, Kampung Banten, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang.

Penemuan jenazah bermula saat anak korban berinisial A (19) kebingungan lantaran kedua orangtuanya tidak kembali setelah berbelanja ke Pasar Tavip, Kota Binjai.

A kemudian memberitahukan kepada pamannya, Yamin (48).

Proses evakuasi korban pembegalan di kebun tebu di PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Senin (22/2/2021) pagi. Sepeda motor korban dilarikan dan mayatnya dibuang di parit di kebun tebu.
Proses evakuasi korban pembegalan di kebun tebu di PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Senin (22/2/2021) pagi. Sepeda motor korban dilarikan dan mayatnya dibuang di parit di kebun tebu. (Kompas.com/Istimewa)

Selanjutnya A dan kakak iparnya, Putra (32) mencari dan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip.

Di Pasar Tavip, A sempat bertanya kepada salah satu pedagang untuk memastikan apakah kedua orangtuanya ada datang untuk berbelanja.

"Salah satu pedagang memastikan bahwa kedua orangtua korban datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekitar pukul 05.30 WIB," kata Siswanto.

Baca juga: Seorang Pria 61 Tahun Tewas Dibantai saat Nonton TV Bersama Istri, Pelaku Masuk Bawa Celurit

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas