Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PCNU Sumenep Berharap Kasus Penemuan Janin Tanpa Kepala, Tangan dan Kaki Diusut Tuntas

Sanim merasa terkejut saat pertama melihat seperti boneka bayi dan setelah dilihat adal

PCNU Sumenep Berharap Kasus Penemuan Janin Tanpa Kepala, Tangan dan Kaki Diusut Tuntas
Istimewa
Polisi memasang Police Line di tempat penemuan janin bayi di pinggir pantai Desa Suka Jeruk, Kecamatan atau Pulau Masalembu. 

TRIBUNNEWS.COM, SUMENEP - Warga di Pulau Masalembu digegerkan dengan penemuan janin bayi, Rabu (24/3/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Janin bayi perempuan yang ditemukan di bibir pantai Desa Suka Jeruk, Kecamatan Masalembu itu diduga korban mutilasi.

Jenazah janin tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh, yakni tanpa kepala, tangan dan kaki.

Kapolsek Masalembu Iptu Sudjarwo membenarkan kabar tersebut.

Janin tersebut ditemukan pertama kali oleh warga bernama Sanim.

Sanim (38) warga Desa Suka Jeruk, Kecamatan atau Pulau Masalembu ini merasa terkejut saat pertama melihat seperti boneka bayi dan setelah dilihat adalah bagian tubuh janin.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengatakan penemuan janin ini sangat langka.

Baca juga: Penemuan Janin Korban Mutilasi Bikin Geger Warga Pulau Masalembu, Sempat Dikira Boneka

Baca juga: Mayat Janin Laki-laki Dimakan Kucing, Ditemukan di Tumpukan Sampah, Diduga Sudah Dibuang 2 Hari

"Ini serius sekali dan sangat langka," kata ketua PC NU Sumenep, KH A Pandji Taufiq saat dikonfirmasi awak Tribunjatim.com, Sabtu (27/3/2021).

Menurut pandangan KH A Pandji Taufiq, kasus tersebut tidak bisa disepelekan begitu saja dan untuk mengungkap apa penyebab dari kasus tersebut, perlu melibatkan semua pihak.

"Pandangan saya ini harus melibatkan semua para disiplin, mulai dari disiplin keilmuan dan sebagainya dikirim kesana untuk mengungkap apa penyebab sebenarnya," kata Ketua PC NU Sumenep tiga periode ini.

Mengapa disebut serius dan langka, KH A Pandji Taufiq menyebutnya, penemuan mayat janin seperti yang terjadi di Pulau Masalembu ini hanya terjadi di berbagai belahan dunia saja.

Pasangan kekasih yang terjerat kasus aborsi ilegal melakukan proses rekonstruksi yang digelar oleh jajaran Kepolisian Resor Polres Mojokerto Kota, Jawa Timur, Rabu (3/3/2021).
Pasangan kekasih yang terjerat kasus aborsi ilegal melakukan proses rekonstruksi yang digelar oleh jajaran Kepolisian Resor Polres Mojokerto Kota, Jawa Timur, Rabu (3/3/2021). (KOMPAS.COM/HANDOUT)

Dia mengatakan di tengah perkembangan dunia yang sekarang ini sangat modern dan tidak terkendali, berharap tidak terulang kembali.

"Orang makin individualis, materialis, orang makin sinis tanpa memikirkan kanan kiri, dan bahkan tanpa memikirkan sanak saudara. Ini kasus sangat luar biasa," katanya.

Atas nama NU Sumenep, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk selalu mendekatkan diri hanya kepada Allah SWT.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Janin Tanpa Kepala Ditemukan di Pinggir Pantai Pulau Masalembu, NU Sumenep: Ini Serius dan Langka

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas