Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Niat Memeras Cewek dengan Ancaman Video Asusila, Pria Ini Malah Kena Jebak Polisi, Kini Masuk Bui

Berniat ingin memeras remaja, seorang pria malah kena jebak polisi dan masuk bui.

Niat Memeras Cewek dengan Ancaman Video Asusila, Pria Ini Malah Kena Jebak Polisi, Kini Masuk Bui
wytv.com
Berniat ingin memeras remaja, seorang pria malah kena jebak polisi dan masuk bui. 

TRIBUNNEWS.COM - Berniat ingin memeras remaja, seorang pria malah kena jebak polisi dan masuk bui.

Pelaku memeras korban menggunakan tangkapan layar video asusila.

Pelaku kemudian meminta sejumlah uang dan meminta korban untuk melayaninya.

Namun, saat keduanya bertemu, ternyata korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Sehingga pelaku berhasil ditangkap.

Petugas Sat Reskrim Polres Siantar menangkap Johan SP.

Lelaki berusia 20 tahun ini sebelumnya hendak melakukan pemerasan terhadap seorang wanita berusia 18 tahun, menggunakan tangkapan layar video asusila. Johan SP ditangkap setelah dijebak polisi.

Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Edi Sukamto menyampaikan, tersangka Johan melakukan tindak pidana pemerasan yang dimaksud dalam pasal 368 KUHPidana.

Baca juga: Seorang Pria Hendak Peras Gadis 18 Tahun Pakai Video Syur, Minta Rp 3 Juta, Berhasil Dijebak Polisi

Baca juga: VIDEO Guru Mendadak Pingsan Usai Vaksin, Kaget Tabung Oksigen Meledak, Punya Riwayat Hipertensi

Ia memeras dengan mengancam menyebar tangkapan layar video porno korban berinisial PTZ dengan mantan kekasihnya.

Kasus ini berawal pada Senin (29/3/2021), sekira pukul 16.40 WIB, pelaku mengirimkan pesan messanger Facebook kepada korban dengan berisikan kalimat "Oh, dalam waktu dua jam ini, kau nggak ada kabar, aku sebar semuanya di IG/FB dan aku posting juga ke Berita Viral Siantar, ingat aku tidak main-main!!!!".

"Dalam pesan tersebut pelaku mengirimkan screenshot potongan video. Intinya dia mau memeras seakan-akan memegang video rekaman tersebut. Bukan mau, tapi sudah memeras permintaan uang Rp 3 juta," ujar Edi kepada www.tribun-medan.com, Selasa (30/3/2021) sore.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas