Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kasus Remaja Aniaya Orangtua dan Adik, Polisi: Anaknya Ini Pendiam, Tapi Perilakunya Mengerikan

Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Mojokerto bergerak cepat untuk mengungkap kasus penganiayaan satu keluarga di Dusun Ngumpak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Kasus Remaja Aniaya Orangtua dan Adik, Polisi: Anaknya Ini Pendiam, Tapi Perilakunya Mengerikan
Kolase Tribunnews: SURYA.CO.ID/M ROMADONI
Kasus Remaja Aniaya Orangtua dan Adik, Polisi: Anaknya Ini Pendiam, Tapi Perilakunya Mengerikan 

Hariadi sempat menolong korban penganiayaan pasangan suami istri (Pasutri) bernama Sugianto (52), Tatik Kuswatin (40) beserta anaknya Dayung Rahmat Adi Santoso (9).

Ketiga korban bersimbah darah dalam kondisi sekarat mengalami luka pada bagian kepala di dalam rumahnya.

Warga mengevakuasi korban dari lokasi kejadian ke dalam mobil sedan dan Daihatsu Gran Max menuju ke rumah sakit.

"Korban banyak darah saya angkat ke mobil menuju ke rumah sakit Sido Waras di Bangsal," ucap Hariadi.

Informasi dari pihak kepolisian, pelaku penganiayaan terhadap satu keluarga berhasil ditangkap yang kini diamankan di Polres Mojokerto.

Danang menganiaya edua orang tuanya dan adiknya yang masih kecil hingga sekarat dan mengalami luka pada bagian kepala.

Setelah menganiaya, anak durhaka ini kabur meninggalkan rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga korban ditemukan di dalam satu kamar dalam kondisi bersimbah darah.

Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Kronologi Kejadian

Kushariadi (49) warga setempat mengaku kejadian penganiayaan terhadap satu keluarga terjadi di dalam rumah, pada Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Warga mengetahuinya setelah mendengar suara korban menangis dan berteriak meminta pertolongan.

"Saya dengar suara minta tolong dari rumah itu tapi tidak berani masuk karena di dalam sudah banyak darah," jelasnya, Rabu.

Warga berdatangan menuju lokasi kejadian namun posisi pintu rumah masih tertutup.

Baca juga: Penyelundupan Narkoba di Lapas Mojokerto Terbongkar, Sabu Dimasukkan ke Dalam Tahu Goreng

Mereka terpaksa mendobrak pintu dan masuk ke dalam rumah.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas