Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penangkapan Terduga Teroris

Pengakuan Abah Popon, Orang yang Disebut-sebut Terduga Teroris Sebagai Guru Ilmu Kebal

Abah Popon mengaku terkejut namanya disebut-sebut sebagai orang yang mengajari terduga teroris ilmu kebal.

Pengakuan Abah Popon, Orang yang Disebut-sebut Terduga Teroris Sebagai Guru Ilmu Kebal
Tribunjabar.id/Fauzi Noviandi
Bah Popon atau Ahmad Dimyati yang disebut terduga teroris untuk belajar ilmu kebal. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, M Rizal Jalaludin

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI - Abah Popon mengaku terkejut namanya disebut-sebut sebagai orang yang mengajari terduga teroris ilmu kebal.

Mencuatnya nama Abah Popon setelah beredarnya video yang berisi pengakuan terduga teroris bernama Zulaimi.

Zulaimi diketahui berperan mengajari terduga teroris lainnya BS bagaimana membuat bom dari black powder di Sukabumi.

Selain itu, dalam pengakuan Zulaimi tersebut juga mengungkap dirinya belajar ilmu kebal atau ilmu kanuragan dari orang bernama Abah Popon.

Baca juga: Abah Popon yang Dimintai Ilmu Kebal Terduga Teroris Ternyata Ada, Berikut Sosok dan Pernyataannya

Nama Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat disebut-sebut menjadi tempat pertemuan para terduga teroris yang diamankan Densus 88 untuk belajar ilmu kebal atau kanuragan.

”Februari saya ke Sukabumi ke Yasin Rawatib minta doa dan minta diisi ilmu kebal," kata Zulaimi Agus.

”Saya dan jamaah lain pergi ke Sukabumi ke Abah Popon untuk pengisian (kebal) untuk jaga-jaga keamanan diri masing-masing," ujar dia.

Merespon nama wilayahnya disebut jadi tempat para terduga teroris ini belajar ilmu kebal, Camat Cibadak Lesto Rosadi mengaku tidak mengetahui tempat kanuragan yang disebut-sebut oleh terduga teroris itu.

Baca juga: Mengenal Sosok Abah Popon, Orang yang Disebut-sebut Terduga Teroris Sebagai Guru Ilmu Kebal

"Alhamdulillah saya gak tahu ada tempat kanuragan atau ilmu kebal, tidak mengetahui. Saya juga gak tahu hal tersebut, bahkan saya juga baca di online maupun surat kabar harian bahwa ada pertemuan di Sukabumi itu dimana, saya kurang tahu pertemuan teroris itu dimana," ujarnya via telepon, Senin (5/4/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas