Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kisah Perempuan Buronan Kejati Sulbar dan Buronan Bos Toko Kedelai, Ada Sayembara Rp 20 Juta

Dua perempuan menjadi sorotan karena statusnya sebagai buronan di kasus berbeda, begini kisahnya hingga ada imbalan Rp 20 juta bagi yang menemukan.

Kisah Perempuan Buronan Kejati Sulbar dan Buronan Bos Toko Kedelai, Ada Sayembara Rp 20 Juta
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Meryasti Tangke Padang, buronan korupsi, diamankan dari kamar kosnya di Depok, Jumat (9/4/2021) malam, setelah kabur 11 tahun. 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Kisah dua wanita buron menarik perhatian, bahkan viral di media sosial.

Pertama buronan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat yang ditangkap di Depok.

Pelariannya selama 11 tahun berpindah pindah dari Palu Kabupaten Poso dan berakhir di Depok.

Baca juga: Jokowi Menangis di Adonara, Dapat Surat Cinta dari Anak SMP dan Berikan Jaket untuk Fransiskus

Kedua seorang karyawati yang menjadi buronan bosnya sendiri di Banjar, Jawa Barat.

Buronan ini viral karena ada sayembara Rp 20 juta bagi yang berhasil menemukan sang karyawati itu.

Kasus ini pun sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Buron 11 Tahun, Pelarian Meryasti, Pelaku Korupsi Rp 41 Miliar Berakhir di Depok

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat bersama Kejaksaan Negeri Depok, berhasil mengamankan buronan atas nama Meryasti Tangke Padang (32), yang telah kabur selama 11 tahun.

Penangkapan Meryasti, berawal dari suksesnya penyamaran Alfa Dera dan Dimas Praja dari bidang Intelijen dan Pidana Khusus Kejari Depok.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Johny Manurung, Meryasti ditangkap di dalam kamar kosnya di kawasan Pekapuran, Tapos, Kota Depok.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas