Tribun

Ayah di Blitar Tega Nodai Anak Sendiri, Ngakunya Terpengaruh Film Dewasa

Tontonan video asusila yang masih mudah diakses di gadget, menjadi pemicu seorang pria di Blitar melakukan perbuatan tidak bermoral.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ayah di Blitar Tega Nodai Anak Sendiri, Ngakunya Terpengaruh Film Dewasa
Sripoku.com/Anton
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BLITAR - Seorang ayah di Blitar, Jawa Timur tega merudapaksa anaknya sendri.

Pria ini nekat melakukan hal keji tersebut karena terpengaruh oleh tontonan video dewasa.

Warga Desa/Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar itu berdalih terpancing tontonan video dewasa kemudian melampiaskannya pada anak gadisnya sendiri yang masih di bawah umur.

Kasus penodaan pada anak sendiri itu dilaporkan ibu korban yang tak lain adalah istri dari pelaku sendiri.

Baca juga: Oknum Kepala Sekolah Merangkap Pendeta di Medan Dilaporkan Rudapaksa Sisiwinya

Kini pelaku yang berusia 46 tahun itu sudah ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan Polres Blitar.

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan, pelaku dijerat pasal 81 Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Sebab ia telah berbuat mesum pada anak gadis yang masih di bawah umur.

"Pelaku itu dilaporkan oleh istrinya sendiri (ibu korban).

Baca juga: Aksi Bejat Pria Rudapaksa Adik Ipar yang Masih Berusia 15 Tahun di Semak-semak, Pelaku Tipu Korban

Mereka dalam proses perceraian dan sudah sekitar 7 bulan pisah ranjang," kata Leonard.

Kasus ini mencuat dua pekan lalu setelah korban (11) diketahui kesakitan saat berjalan. Melihat anak gadisnya berperilaku seperti itu, sang ibu (30), curiga dan menanyainya.

Semula sang anak tidak menjawab dan terlihat ketakutan.

Tetapi naluri sang ibu mencurigai ada sesuatu yang menimpa anak gadisnya itu.

"Karena khawatir anaknya mengalami sesuatu yang tak wajar, sang ibu lantas membawa sang bocah ke bidan desa," ungkapnya.

Baca juga: Kakek Nekat Rudapaksa Cucu Kandung Sampai 3 Kali, Beraksi di Kamar Mandi hingga Laut

Setelah diperiksa oleh bidan desa itu diketahui kalau bagian intim korban mengalami luka tidak wajar.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas