Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

Pencarian Korban Bencana Waimatan Sempat Terhambat Gegara Tak Ada Solar

Tim SAR Gabungan menemukan satu potongan kaki manusia dalam Pencarian korban banjir bandang di desa Waimatan, Kabupaten Lembata kemarin

Pencarian Korban Bencana Waimatan Sempat Terhambat Gegara Tak Ada Solar
POS KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Pencarian keberadaan mayat yang tertimbun di desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Kamis 8 April 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Pencarian jasad korban banjir dan longsor di desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Lembata,  Nusa Tenggara Timur, Minggu 11 April 2021, terhambat selama beberapa jam.

BPBD Kabupaten Lembata tidak menyediakan bahan bakar Solar untuk menghidupkan tiga unit alat excavator.

Pencarian jasad korban yang masih tertimbun longsor dan banjir tersebut harus menggunakan alat excavator untuk membongkar reruntuhan rumah yang tertimbun bebatuan besar dan material banjir dan longsor dari gunung Ile Lewotolok. 

Salah satu Koordinator Lapangan pencarian korban di desa Waimatan, Iptu Ola Angin Leonardus berujar solar untuk alat excavator baru didatangkan BPBD Kabupaten Lembata pada tengah hari sebanyak dua drum.

Jadi tim SAR Gabungan baru efektif melakukan pencarian pada siang hari atau usai makan siang. Dia mengakui banyak waktu terbuang sia-sia dari pagi hingga siang hari karena keterlambatan ini.

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Mayat Bayi di Tasikmalaya, Digigit Anjing dan Badan Sudah Tak Utuh

Meskipun demikian, pencarian terhadap jasad korban masih akan terus dilakukan. Selain pencarian korban di darat, Anggota Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personil TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Lembata dan para relawan juga akan memaksimalkan pencarian melalui jalur laut. 

Temukan Potongan Kaki Manusia

Tim SAR Gabungan menemukan satu potongan kaki manusia dalam Pencarian korban banjir bandang di desa Waimatan, Kabupaten Lembata, pada Minggu 11 April 2021.

Potongan kaki manusia tersebut langsung dievakuasi mobil ambulans dari desa Waimatan ke RSUD Lewoleba.

Pencarian delapan warga Desa Waimatan dan Sepuluh warga Desa Amakaka, korban banjir bandang dilakukan Tim SAR Gabungan dipimpin Kepala Basarnas Maumere Putu Sudayana.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk melakukan proses pencarian warga yang hilang di Lembata yakni di desa Amakaka dan desa Waimatan masih belum membuahkan hasil.

"Hari ini kita hanya menemukan alat berat bawah atau body pack berupa potongan kaki di Desa Waimatan," ujar Putu Sudayana, Kepala Basarnas Maumere saat ditemui di Posko Desa Napasabok, Kecamatan Ile Ape, Minggu kemarin.

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Tidak Ada Solar, Pencarian Korban Bencana Waimatan Sempat Terhambat

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas