Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

Telkomsel Pastikan Pemulihan Jaringan di NTT Pascabadai Seroja Berangsur Pulih

Kondisi network kami di NTT sudah pulih sekitar 64 persen, jadi masih ada 36 persen yang masih menjadi PR Telkomsel

Telkomsel Pastikan Pemulihan Jaringan di NTT Pascabadai Seroja Berangsur Pulih
Pos Kupang/Syafika
Banjir bandang di Waiwerang, Adonara, Flores Timur, NTT. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemulihan jaringan operator seluler Telkomsel masih terus dilakukan pascbanjir bandang akibat siklon tropis Seroja yang melanda sejumlah wilayah di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bencana itu turut merusak infrastruktur jaringan yang dimiliki oleh Telkomsel. Akibatnya, BTS milik Telkomsel banyak yang harus diperbaiki akibat tidak adanya power supply untuk menyalakan sistem operasi menara tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Executive Vice President East Area Sales Telkomsel, Andri Wibawanto.

Andri mengonfirmasi bahwa kondisi jaringan operator seluler "pelat merah" itu di NTT berangsur pulih, meski masih diperlukan perbaikan dari tim yang sudah diturunkan ke lapangan.

"Semua BTS yang terdampak di NTT berangsur pulih. Kondisi network kami di sana sudah pulih sekitar 64 persen, jadi masih ada 36 persen yang masih menjadi PR Telkomsel. Tim kita sudah standby dan terus melakukan perbaikan agar jaringan kembali normal," kata Andri di konferensi pers virtual Telkomsel Siaga RAFI 2021, Senin (12/4/2021).

Sejumlah hambatan di lokasi jadi faktor sulitnya akses jaringan Telkomsel di wilayah NTT akibat ketersediaan listrik yang belum merata. Sehingga, tim yang melakukan perbaikan harus menyediakan ratusan unit genset untuk menyuplai daya agar jaringan tetap menyala di wilayah NTT.

Baca juga: TNI AL Siagakan KRI Rumah Sakit Semarang untuk Bantu Korban Bencana Alam di NTT

"Kendala utama di NTT adalah listrik dari PLN yang juga terdampak. Jadi kami harus menyiagakan sekitar 120 unit mobile backup power untuk menjaga jaringan di NTT," imbuh Andri.

Meski sudah berangsur normal, Andri mengungkapkan bahwa pemulihan jaringan Telkomsel di NTT kemungkinan akan memakan waktu yang cukup lama. Sebab, ada beberapa base transceiver station (BTS) yang roboh akibat bencana alam tadi yabg yang artinya perlu dibangun kembali di lokasi yang relatif aman.

"Yang agak berat itu ada sekitar 6 BTS yang roboh di NTT dan itu membutuhkan waktu untuk pemulihannya. Praktis BTS itu sudah tidak berfungai kembali, sehingga kami akan berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk membangun kembali BTS itu di lokasi yang relatif aman," jelas Andri.

Sebagai wujud dari tanggap darurat, ia mengatakan pihaknya turut memberikan aneka layanan khusus dan bantuan bagi para pelanggan Telkomsel yang terdampak bencana di sana. Pelanggan yang bermukim di NTT bisa mengaktifkan paket khusus agar bisa tetap tersambung dengan sanak saudara selama masa pemulihan pascabencana.

Baca juga: Sambut Ramadhan, Telkomsel Targetkan Peningkatan Penggunaan Data di RAFI 2021

Telkomsel menghadirkan berbagai layanan khusus yaitu paket telepon gratis ke semua operator dan gratis sms di wilayah terdampak bencana.

Telkomsel juga menurunkan unit siaga bernama tim TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity) yang bekerja sama dengan tim BNPB untuk mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan. TERRA bersama BNPB, TNI, dan Polri turut membantu upaya pemulihan jaringan di wilayah terdampak badai siklon tropis NTT.

Tim gabungan juga berfokus pada percepatan proses evakuasi dan membantu menyediakan posko bantuan bagi para korban yang terdampak.

Adapun beberapa posko bantuan yang telah berhasil didirikan berlokasi di Kantor Walikota Kupang, Kantor BPBD Kupang dan Gereja Bethel Oespa.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas