Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suwarno Rela Tidur di Gubuk, Jaga Sapi Limosin Berkaki 3 di Sragen, Banyak Orang Berminat Membeli

Kelahiran Junet, sapi berkaki tiga di Sragen menyimpan banyak kisah, kini sejumlah orang mendatangi Suwarno ingin membeli sapi limosin coklat keemasan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Suwarno Rela Tidur di Gubuk, Jaga Sapi Limosin Berkaki 3 di Sragen, Banyak Orang Berminat Membeli
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Juned, anak sapi berkaki 3, milik Suwarno, warga Dukuh Krisan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen. 

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Juned, anak sapi milik Suwarno warga warga Dukuh Krisan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen terlahir dengan kondisi unik.

Peranakan sapi jenis limosin berwarna coklat keemasan itu hanya memiliki 3 kaki.

Alhasil Juned diperlakukan bak anak sendiri oleh Suwarno.

Prosesi Kelahiran Junet Menegangkan

Ada cerita unik di balik kelahiran sapi jenis limosin berkaki tiga di Dukuh Krisan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Pemilik sapi itu adalah Suwarno dan sapinya ia beri nama Juned.

Suwarno menyampaikan bahwa dia sudah berpengalaman dalam membantu proses kelahiran anak sapi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya sudah lima kali menangani sapi melahirkan," ucap Suwarno saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (6/5/2021).

Kedekatan Suwarno dengan Juned, Anak Sapi berkaki 3 di Dukuh Krisan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen.
Kedekatan Suwarno dengan Juned, Anak Sapi berkaki 3 di Dukuh Krisan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen. (TribunSolo.com/ Septiana Ayu Lestari)

Namun, diakuinya, proses melahirkan sapi yang satu ini sempat ada kendala.

"Waktu mau melahirkan susah karena kaki si sapi dalam posisi terlipat," paparnya.

Kemudian dengan dibantu 2 orang, Juned akhirnya dapat dikeluarkan dari perut induknya, dengan kondisi hanya memiliki 3 kaki.

Induk Juned Takut dengan Anaknya Sendiri

Setelah melahirkan, induk Juned menunjukkan reaksi berbeda, yang malah takut dengan peranakannya sendiri.

"Setelah keluar, induknya nggak mau membersihkan lendirnya, takut, bawaannya pingin lari, setelah dijauhkan, induknya tenang, didekatkan lagi, kayak mau lari lagi" cerita Suwarno sambil tertawa geli.

Baca juga: Puluhan Warga Cianjur Keracunan, Diduga Usai Makan Kulit Sapi Kerecek dari Pedagang Keliling

Akibatnya, sapi berwarna coklat keemasan tersebut, tak mendapatkan asupan susu dari induknya, dan hanya diberi nutrisi tambahan oleh Suwarno.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas