Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Theo Dukung Polda Sumut Proses Hukum Oknum Dokter Rutan Tanjunggusta Medan yang Menjual Vaksin

Perbuatan oknum dokter rutan merupakan tindakan di luar kedinasan dan perbuatan pribadinya.

Theo Dukung Polda Sumut Proses Hukum Oknum Dokter Rutan Tanjunggusta Medan yang Menjual Vaksin
Muhammad Fadli Taradifa/Tribun Medan
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak saat pimpin pengungkapan kasus rapid Antigen daur uang, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Tanjunggusta Medan Theo Adrianus Purba memastikan dukungannya, atas langkah Polda Sumut dalam memproses hukum oknum dokter Rutan Kelas I Medan, IW yang diduga menjual vaksin ilegal.

Ia menegaskan, perbuatan oknum dokter merupakan tindakan di luar kedinasan dan perbuatan pribadinya.

"Walaupun dia pegawai Rutan tapi dia melakukan perbuatan itu sebagai oknum pribadi, di luar kedinasan tanpa izin dan pengetahuan saya," katanya kemarin.

Theo menegaskan kembali perbuatan oknum ASN yang bertugas tim kesehatan rutan kelas I Medan tersebut, harus dipertanggungjawabkannya secara hukum.

"Pada intinya, siapapun yang melakukan perbuatan-perbuatan melawan hukum harus diproses. Walaupun dia pegawai saya, kalau ya salah-salah dan benar, ya benar," tegasnya.

Juru Bicara vaksin Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tamizi, mengatakan belum mendapat informasi apakah kasus serupa terjadi di daerah lain.

Sementara vaksin ilegal yang terungkap di Medan, Sumatera utara sudah didistribusikan dan menjadi kewenangan pemerintah daerah untuk memberikan tindakan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak pimpin pengungkapan kasus penjualan vaksin covid-19 oleh oknum dokter dan ASN Dinkes Sumut, Jumat (21/5/2021).
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak pimpin pengungkapan kasus penjualan vaksin covid-19 oleh oknum dokter dan ASN Dinkes Sumut, Jumat (21/5/2021). (Muhammad Fadli Taradifa/Tribun Medan)

"Ini kewenangan di daerah ya, dan sudah ada penindakan dari pihak yang berwenang," ujar Siti kepada wartawan, Jumat (21/5/2021) dua hari lalu.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menegaskan memecat oknum ASN yang diduga menjual vaksin ilegal.

Apabila terbukti bersalah maka sanksi tegas akan diberikan.

"Nanti kita lihat, karena masih proses. Sanksinya pasti pecat. Sesuai peraturan yang berlaku, melakukan hal yang seperti itu," katanya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas