Tribun

Berita Viral

Berbuntut Panjang, Paguyuban PKL Malioboro Ancam Gugat Wisatawan yang Viral, Merasa Dirugikan

Viralnya video curhatan wisatawan yang mengeluhkan mahalnya pecel lele di Malioboro berbuntut panjang. PPLM) mengancam menggugat wisatawan itu.

Editor: Endra Kurniawan
Berbuntut Panjang, Paguyuban PKL Malioboro Ancam Gugat Wisatawan yang Viral, Merasa Dirugikan
https://www.instagram.com/cetul.22/
Video viral seorang wisatawan curhat soal mahalnya harga pecel lele di Malioboro. 

TRIBUNNEWS.COM - Viralnya video curhatan wisatawan yang mengeluhkan mahalnya pecel lele di Malioboro berbuntut panjang.

Paguyuban Lesehan Malam Malioboro (PPLM) mengancam menggugat wisatawan yang ada di dalam video viral.

PPLM menilai, apa yang dilakukan wisatawan tersebut sudah merugikan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro.

Ancaman gugatan ini dibenarkan oleh Ketua PPLM, Sukidi.

Ia geram lantaran dalam video tersebut, wisatawan itu mengaku dirinya sedang berada di Malioboro.

Sementara Sukidi meyakini, penjual pecel lele yang memberikan harga mahal bertempat di Jalan Perwakilan (Selatan gedung DPRD DIY).

Baca juga: Fakta Baru Video Curhatan Mahalnya Pecel Lele di Malioboro, Sosok PKL yang Viral Terungkap

Atas unggahan itulah ia dan beberapa teman pedagang lesehan di Malioboro merasa dirugikan.

"Teman-teman merasa dirugikan dengan statement Mbaknya yang pengen viral itu mungkin. Teman-teman berencana kalau tidak segera ditarik atau klarifikasi akan kita gugat balik karena mencemarkan nama Malioboro, Itu di luar Malioboro tetapi yang disebut di Malioboro," katanya, kepada Tribun Jogja, Jumat (28/5/2021)

Ia menambahkan, dirinya ingin menegaskan bahwa semua pedagang lesehan di kawasan Malioboro sudah mencantumkan harga makanan.

Pihaknya juga menekankan bahwa selama ini koordinasi para anggota PPLM dengan Pemkot Yogyakarta sudah berjalan baik, terutama terkait kesepakatan harga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas