Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kepala Sekolah di Sumenep Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Seorang kepala sekolah di Kabupaten Sumenep ditemukan tewas di pinggir jalan. Korban diduga dibunuh lantaran terdapat luka di bagian kepalanya.

Kepala Sekolah di Sumenep Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Pembunuhan
nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi seorang kepala sekolah di Sumenep tewas diduga jadi korban pembunuhan. 

TRIBUNNEWS.COM - Dugaan kasus pembunuhan terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Diketahui korbannya adalah seorang pria bernama Zainal Abidin (55).

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai kepala sekolah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan kejadian ini.

Ia menjelaskan, korban ditemukan di jalan Desa Batubelah Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, dalam keadaan posisi telungkup, Sabtu (5/6/2021) sekira pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Malang, Pria Tewas Terseret Truk Sejauh 45 Meter, Ini Kronologinya

"Korban diduga tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Desa Batubelah Barat, Kecamatan Dasuk," kata AKP Widiarti Sutioningtyas pada Minggu (6/6/2021).

AKP Widiarti Sutioningtyas menuturkan, korban merupakan warga Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

Barang bukti milik korban sudah diamankan di antaranya, berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih, Nopol M-4285-W, satu unit HP merk VIVO, satu unit HP Lipat merk samsung.

Lokasi penemuan jenazah Zainal Abidin (55) di jalan Desa Batubelah Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (5/6/2021)
Lokasi penemuan jenazah Zainal Abidin (55) di jalan Desa Batubelah Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (5/6/2021) (Dok Polres Sumenep)

Selain itu ada sebuah kopiah warna hitam, sebuah kaca mata, dua buah cincin batu permata rubi dan pirus, sebuah arloji Merk Mirage.

"Ada uang tunai Sebanyak Rp. 4.570.000," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Endra Kurniawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas