Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Viral Ladang Jagung Seluas 2 Hektar Ludes Dimakan Tikus Dalam Semalam di Lampung, Ini Kata Petani

Hama tikus menyerang lahan pertanian warga di Kampung Rama Otama, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Viral Ladang Jagung Seluas 2 Hektar Ludes Dimakan Tikus Dalam Semalam di Lampung, Ini Kata Petani
Kementan
Ilustrasi ladang jagung. 

"Lubang tikusnya, di setiap sawah itu luar biasa. Banyak sekali," kata Chandra.

Dia menyebutkan, penyebab membeludaknya populasi tikus itu salah satunya adalah karena lokasi ladang jagung yang berdekatan dengan perkebunan karet.

"Berdekatan dengan lahan-lahan karet. Hama-hama itu kan dari sana," kata Chandra.

Selain itu, maraknya penangkapan ular sawah juga ditengarai sebagai penyebab populasi tikus membeludak.

Berkurangnya populasi ular, yang merupakan predator alami tikus, membuat pertumbuhan populasi tikus sawah menjadi tak terkendali.

"Banyak yang nyari ular sawah masalahnya, sekarang ini. Untuk dijual. Iya akhirnya (berdampak) ke populasi tikus yang luar biasa itu," imbuhnya.

Chandra mengatakan, gropyokan akan kembali dilakukan Minggu (6/6/2021) pukul 06.00 pagi, dengan melibatkan seluruh petani di Kecamatan Seputih Raman dan instansi terkait.

Pengakuan petani

Sadiman seorang petani menyebutkan, hama tikus merusak batang tanaman sehingga merusak bonggol jagung dan tanaman secara keseluruhan.

"Tanaman jagung dari siap panen, maupun baru umur satu bulan, semua rusak dimakan batangnya (oleh hama tikus). Hampir semua petani di sini gagal panen," jelas Sadiman, Minggu (6/6/2021).

Ditambahkan Sadiman, hampir semua tanaman jagung di Kampung Rama Otama rusak dan mereka gagal panen.

"Dalam satu malam bisa ludes (rusak) sisa bonggolnya saja. Kalau luasnya (lahan yang diserang hama) bervariasi, ada seperempat hektar, dua rantai, setengah hektar. Semuanya enggak nyisa satu batang pun," katanya.

Baca juga: Ayah di Lampung Setubuhi Anak 7 Kali, Ngaku Khilaf Tak Kuat Tahan Nafsu saat Lihat Korban Tidur

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas