Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Viral Ladang Jagung Seluas 2 Hektar Ludes Dimakan Tikus Dalam Semalam di Lampung, Ini Kata Petani

Hama tikus menyerang lahan pertanian warga di Kampung Rama Otama, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Viral Ladang Jagung Seluas 2 Hektar Ludes Dimakan Tikus Dalam Semalam di Lampung, Ini Kata Petani
Kementan
Ilustrasi ladang jagung. 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG TENGAH - Hama tikus menyerang lahan pertanian warga di Kampung Rama Otama, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Kehadiran hama tersebut pun viral di media sosial, lantaran jagung di ladang seluas 2 hektare ludes dimakan tikus hanya dalam waktu satu malam.

Dalam video yang diunggah di media sosial facebook, memperlihatkan ladang jagung habis tak bersisa dimakan hewan pengerat tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Seputih Raman Iptu Chandra Dinata membenarkan terjadinya peristiwa ladang jagung yang habis dimakan tikus dalam waktu semalam itu.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar sepekan lalu oleh para petani di Kecamatan Seputih Raman.

Baca juga: Seorang Warga Madiun Tewas di Areal Persawahan, Diduga Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Chandra mengatakan, kejadian itu telah ditindaklanjuti oleh dinas terkait, TNI/Polri, serta masyarakat, dengan melakukan gropyokan bersama-sama.

Untuk diketahui, gropyokan adalah kegiatan gotong-royong membasmi tikus sawah, dengan cara mengasapi lubang tempat tikus bersarang menggunakan gas belerang.

Kegiatan gotong-royong untuk menumpas tikus itu telah dilakukan pada Kamis (3/6/2021).

"Kemarin dapet 100-an (tikus) kurang lebih," kata Chandra saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/6/2021).

Chandra mengatakan, populasi tikus di kawasan tempat ladang jagung itu memang berada dalam kondisi berlebih.

Baca juga: IRT yang Hamil 9 Bulan di Lampung Babak Belur Dianiaya Suami Lalu Dikurung dalam Rumah

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas