Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Emak-emak Puyeng oleh Ulang Pedagang Mainan di Alun-alun Tulungagung, Baru Masuk Langsung Disodori

“Begitu masuk alun-alun, anak saya sudah langsung disodori mainan. Kan sudah kurang ajar sekali,” keluh seorang ibu rumah tangga bernama Neni.

Emak-emak Puyeng oleh Ulang Pedagang Mainan di Alun-alun Tulungagung, Baru Masuk Langsung Disodori
Tribun Jatim/david
Pedagang dan jasa penyewaaan mainan di alun-alun Tulungagung 

Namun kemudian dikuasai para pedagang dan jasa rental mainan anak.

Sebenarnya, secara tegas Perda melarang aktivitas pedagang di dalamnya. Namun nyatanya setiap sudut alun-alun dikuasai pedagang.

Kabag Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Tulungagung, Yulius Rahma Isworo, mengatakan, alun-alun Tulungagung adalah ruang terbuka hijau (RTH).

Baca juga: Kisah Damar dan Nana Gagal Berangkat Haji, Bertahun-tahun Kumpulkan Tabungan dari Jualan Sapu Lidi

Tidak boleh ada aktivitas dagang maupun penyewaan mainan di lokasi ini.

Kecuali membawa mainan sendiri dan dimainkan di dalam alun-alun.

“Kalau bawa mainan banyak kemudian dijual di alun-alun, jelas dilarang. Kami akui memang itu sering terjadi,” ujar Yulius.

Yulius juga mengakui, ada banyak aduan dari masyarakat tentang aktivitas para pedagang yang meresahkan.

Karena itu pihaknya berjanji mulai malam ini akan membersihkan alun-alun.

Selain ini para pelaku sudah teridentifikasi dan tinggal memanggil mereka.

“Orang-orangnya itu-itu saja. Kami akan panggil untuk diajak diskusi,” sambung Yulius.

Halaman
123
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas