Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Rudapaksa di Kantor Polisi

FAKTA Remaja 16 Tahun Dirudapaksa Oknum Polisi, Kronologi Kejadian hingga Pelaku Sudah Ditahan

Berikut fakta-fakta remaja 16 tahun dirudapaksa polisi di Polsek, dari kronologi kejadian hingga pelaku jadi tersangka.

FAKTA Remaja 16 Tahun Dirudapaksa Oknum Polisi, Kronologi Kejadian hingga Pelaku Sudah Ditahan
UPI.com
Ilustrasi pelecehan - Berikut fakta-fakta remaja 16 tahun dirudapaksa polisi di Polsek, dari kronologi kejadian hingga pelaku jadi tersangka. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang remaja berusia 16 tahun dirudapaksa oleh oknum polisi yang bertugas di Polsek Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Maluku Utara.

Oknum polisi tersebut melakukan aksi bejatnya itu di kantor Polsek Jailolo Selatan.

Kasus tersebut pun menyita perhatian publik hingga viral di media sosial.

Terbaru, pelaku berinisial Briptu II telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerkosaan gadis di bawah umur.

Sementara, kasus ini tengah diselidiki lebih lanjut oleh Propram Polda Maluku Utara.

Berikut Tribunnews.com rangkum fakta-fakta remaja 16 tahun dirudapaksa oleh oknum polisi di Polsek Jailolo Selatan:

Masih Diselidiki Propam Polda Maluku Utara

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, kasus dugaan pemerkosaan remaja di bawah umur di Polsek wilayah hukum Maluku Utara masih diselidiki.

Ia pun mengakui adanya kejadian pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian itu.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) barsama Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono saat  jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (28/3/2021).
Argo menerangkan kronologis dan kejadian ledakan bom di Gereja Katdral Makasar  sebagai bom bunuh diri yang dilakukan 2 orang berbonengan naik motor  matic. (Wartakota/
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) barsama Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono saat jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (28/3/2021). Argo menerangkan kronologis dan kejadian ledakan bom di Gereja Katdral Makasar sebagai bom bunuh diri yang dilakukan 2 orang berbonengan naik motor matic. (Wartakota/ (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)

Menurut Argo, kasus tersebut telah ditangani oleh kepolisian setempat sejak seminggu yang lalu.

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas