Tribun

Berita Viral

VIRAL Perjuangan Mahasiswa Teliti Monyet Yaki, Setiap Hari Ikuti Monyet Selama 12 Jam

Seorang mahasiswa membagikan pengalaman penelitiannya tentang monyet yaki yang memakan waktu selama 10 bulan.

Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Daryono
zoom-in VIRAL Perjuangan Mahasiswa Teliti Monyet Yaki, Setiap Hari Ikuti Monyet Selama 12 Jam
Twitter @indiratendi
Tangkapan layar cuitan pemilik akun @indiratendi saat sedang melakukan penelitian tentang Monyet Yaki di Cagar Alam Tangkoko, Sulawesi Utara (Twitter @indiratendi) 

- Kamera Thermal/infrared untuk mengambil data perilaku.

- Handycam untuk mengambil data video.

- Mikrofon untuk mengambil data suara

Baca juga: VIRAL Video Laju Ambulans Terhadang Iring-iringan Mobil Pejabat, Ini Faktanya

Selain alat penelitian, Indi juga masih harus membawa 1,5 liter air minum, bekal makan siang, jas hujan, dan mukena.

Dengan beban bawaan yang sebanyak itu, sudah pasti akan membuat lelah.

Terlebih jika kondisi jalannya harus naik turun bukit

"Udah pasti capek dan berat seharian naik turun bukit," tambahnya.

Baca juga: Cerita Viral Pengusaha Muda yang Sukses, Dulunya Kerja Driver Ojol, Harap Bisa Motivasi Banyak Orang

Awalnya Sulit Membedakan Tiap Individu Monyet

Indi mengaku, awalnya ia merasa kesulitan saat harus membedakan tiap individu monyet yaki yang ada di Cagar Alam Tangkoko, Sulawesi Utara.

Untuk itu sebelum penelitian Indi harus menjalani proses habituasi atau proses pengenalan terlebih dahulu.

Butuh waktu dua bulan lamanya untuk Indi bisa berhasil menjalani proses habituasi.

Tangkapan layar cuitan pemilik akun @indiratendi saat sedang melakukan penelitian tentang Monyet Yaki di Cagar Alam Tangkoko, Sulawesi Utara.
Tangkapan layar cuitan pemilik akun @indiratendi saat sedang melakukan penelitian tentang Monyet Yaki di Cagar Alam Tangkoko, Sulawesi Utara. (Twitter @indiratendi)

Baca juga: VIRAL Kisah Mahasiswi Hidup di Hutan Selama 10 Bulan demi Lakukan Penelitian tentang Monyet Yaki

"Membedakan tiap individu monyet itu cukup berat karena di awal-awal penelitian sepertinya wajah, bentuk badan, dan pantatnya sama semua."

"Saya butuh waktu 2 bulan untuk bisa lulus dari proses habituasi itu," terang Indi.

Selain itu Indi juga menuturkan jika faktor cuaca juga menjadi penghambat dalam proses penelitiannya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas