Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Anggota DPRD Pangkep Tutup Akses Rumah Tahfidz, Tembok Akhirnya Dirobohkan, PAN Beri Pembinaan

Update tindakan anggota DPRD Pangkep, Sulawesi Selatan, H Amiruddin yang membangun tembok sehingga menutup akses belakang rumah tahfidz. 

Anggota DPRD Pangkep Tutup Akses Rumah Tahfidz, Tembok Akhirnya Dirobohkan, PAN Beri Pembinaan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kondisi bangunan tembok pasca dirobohkan, dan anggota DPRD PAN Amiruddin saat ditemui di lokasi pagar tembok yang berdiri di jalanan Fasum, RT 2, RW 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (2372021) siang 

"Selanjutnya saya secara simbolis (membongkar), H Amir menyaksikan dan selanjutnya dilanjutkan sama Satpol PP," ujarnya.

Respon pihak pengurus Rumah Tahfidz pun kata Thahir, menyambut baik pembongkaran itu.

"Alhamdulillah, sudah saya arahkan saling memaafkan dan memperbaiki hubungan ke depan," tutur Thahir.

H Amiruddin yang ditemui di lokasi juga mengatakan hal yang sama.

"Jadi ini dirobohkan, hasil musyawarah PAN dan keluarga saya dengan pihak di situ (Rumah Tahfidz) dengan Pak RW, pak Lurah, Pak Camat, Pak Kapolsek dan Pak Danramil semua hadir. Ketua PAN dalam hal ini pak Kahfi," ujar Amiruddin

"Kita sepakat semua untuk membongkar, jadi ya tadi semua sudah clear," sambungnya.

Penjelasan H Amiruddin soal Alasan Bangun Tembok

H Amiruddin memberi penjelasan mengapa ia membangun tembok yang menutup pintu belakang rumah tahfidz. 

Amiruddin membantah informasi yang beredar dimana disebutkan ia membangun tembok tersebut karena tertanggu oleh keributan anak-anak yang mengaji. 

Dikatakannya, tembok itu ia bangun karena ia resah dengan perbuatan rumah tahfidz yang kerap membuang sampah ke area rumahnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas