TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Anggota DPRD Pangkep Tutup Akses Rumah Tahfidz, Tembok Akhirnya Dirobohkan, PAN Beri Pembinaan

Update tindakan anggota DPRD Pangkep, Sulawesi Selatan, H Amiruddin yang membangun tembok sehingga menutup akses belakang rumah tahfidz. 

Anggota DPRD Pangkep Tutup Akses Rumah Tahfidz, Tembok Akhirnya Dirobohkan, PAN Beri Pembinaan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kondisi bangunan tembok pasca dirobohkan, dan anggota DPRD PAN Amiruddin saat ditemui di lokasi pagar tembok yang berdiri di jalanan Fasum, RT 2, RW 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (2372021) siang 

Pembongkaran Diapresasi, PAN Bakal Lakukan Pembinaan ke Amiruddin

Pembongkaran tembok tersebut mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan.

Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi Djamal mengatakan telah memberi instruksi kepada Amiruddin untuk membongkar pagar itu setelah anggota DPRD Pangkep itu dimintai klarifikasi.

Kahfi menegaskan, pagar itu harus dirobohkan demi kemaslahan warga dan kepentingan Tahfiz.

"Setelah kita mintai klarifikasi, demi kemaslahatan warga maka DPW PAN Sulsel memerintahkan kepada Amiruddin untuk merobohkan tembok tersebut," kata Kahfi saat dihubungi Tribun Timur, Sabtu (24/7/2021).

Setelah dimintai klarifikasi Jumat (23/7/2021) tadi malam, Kahfi mengatakan DPW PAN Sulsel memberikan sanksi pembinaan kepada Amiruddin atas perbuatannya.

"Kami telah klarifikasi ke lapangan, kita berikan pembinaan," ujar Kahfi.

Baca juga: Anggota DPRD Bangun Tembok Tutup Gang Akses Para Tahfiz ke Masjid, Tak Suka Depan Rumahnya Dilalui

Kahfi mengatakan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta seluruh kader partai berlambang matahari terbit untuk menjaga perilaku serta selalu berupaya membantu masyarakat.

"Ketum selalu menyerukan agar kader PAN menjaga akhlak. Sikap Amiruddin ini tentu tidak sesuai dengan garis perjuangan PAN juga tidak meneladani Ketum PAN yang sangat menyayangi anak-anak yang hafal Al-quran," ujar Kahfi.

Diberitakan sebelumnya, Ketua RT 2, RW 5 Kelurahan Masale, Muh Ilyas Kunta baru saja menerima keluhan warganya terkait penutupan fasum di salah satu gang, yang ada di Jl Ance Dg Ngoyo, Panakkukang, Kota Makassar.

Dari laporan warga yang ia terima, oknum yang menutup fasilitas umum (jalan) tersebut, dilakukan oleh H Amiruddin, seorang Legislator DPRD Kabupaten Pangkep.

"Pak Amir (H Amiruddin) yang tutup itu fasum, saya juga sudah lapor ke Pemkot mengenai persoalan ini," ujar Ilyas, Jumat (23/7/2021).

Ia menjelaskan, sebelum penutupan gang ini telah terjadi perselisihan antar warga dengan H Amiruddin.

Menurut dia, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini tidak suka jika ada pihak yang melintas di depan rumahnya.

Pasalnya, kondisi jalan yang ditutup itu terlihat buntu.

"Iya memang di situ buntu jalanannya, cuman rumah yang membelakangi gang itu juga punya pintu belakang. Jadi tidak bisa semena-mena tutup aksesnya orang, ini kan fasum," katanya.

Penutupan fasum yang dilakukan Amiruddin sendiri, dengan cara membangun dinding tembok dengan tinggi sekitar 3 meter. 

(Tribunnews.com/Daryono) (TribunTimur/Ari Maryadi/Nurul Hidayah/Muslimin Emba)

Penulis: Daryono
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas