Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Anggota DPRD yang Bangun Tembok Tutup Akses Rumah Tahfiz Buka Suara: Terganggu Anak Main Bola

Anggota DPRD Pangkep, H Amiruddin, yang membangun tembok tiga meter sehingga menutupi akses rumah tahfiz, buka suara.

Anggota DPRD yang Bangun Tembok Tutup Akses Rumah Tahfiz Buka Suara: Terganggu Anak Main Bola
Kolase Tribunnews (dprd.pangkepkab.go.id)
Anggota DPRD Pangkep, H Amiruddin, yang membangun tembok tiga meter sehingga menutupi akses rumah tahfiz, buka suara. 

TRIBUNNEWS.COM - Nama anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, H Amiruddin, menjadi sorotan setelah ia membangun tembok setinggi tiga meter di Jl Ance Dg Ngoyo, Panakkukang, Kota Makassar.

Aksi Amiruddin ini menjadi sorotan karena tembok yang dibangunnya menutup akses pintu belakang Rumah Tahfiz Nurul Jihad.

Tak hanya itu, tembok yang dibangun Amiruddin menutup pintu belakang rumah seorang warga dan berdiri di atas jalan setapak yang merupakan fasilitas umum (fasum).

Ia mengatakan tembok tersebut sebenarnya sudah ada sejak perumahan dibangun.

Namun, karena permintaan warga yang akan membangun rumah, tembok itu dibobol.

Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin.
Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin. (ISTIMEWA via Tribun Timur)

Baca juga: Fakta Anggota DPRD Bangun Tembok Tutupi Akses Rumah Tahfiz: Tak Suka Depan Rumahnya Dilalui

Baca juga: Profil H Amiruddin Anggota DPRD yang Bangun Tembok, Tak Suka Depan Rumahnya Dilalui, Hartanya Rp1 M

Tetapi, setelah rumah warga yang bersangkutan selesai dibangun, tembok tak kembali ditutup.

Pengakuan ini disampaikan Amiruddin setelah ia dipanggil Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Selatan, Jumat (23/7/2021).

"Semalam saya komunikasi Pak Amiruddin. Penjelasannya Pak Amir ke saya, tembok tersebut sebenarnya pernah ada sejak perumahan itu dibangun," kata Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB, kepada Tribun Timur Sabtu (24/7/2021)

Lebih lanjut, kepada Irfan, Amiruddin mengaku terganggu dengan anak-anak tahfiz yang main bola di depan rumahnya.

Tak hanya itu, Amiruddin juga menyebut anak-anak itu menjadikan pagar rumahnya sebagai tempat menjemur pakaian.

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas