Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

KSP Sebut PPKM Bantu Turunkan Jumlah Pasien Covid-19 Di Semarang

Para Tenaga Kesehatan di Kota Semarang, Jawa Tengah, melaporkan bahwa kebijakan Pemberlakukan Pembatasan

KSP Sebut PPKM Bantu Turunkan Jumlah Pasien Covid-19 Di Semarang
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Warga menggunakan sepeda melintas di Kawasan Simpang Lima Kota Sematang, Senin (26/7/21). Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, Minggu (25/7/2021). Sejumlah daerah akan kembali menerapkan PPKM level 4 sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Para Tenaga Kesehatan di Kota Semarang, Jawa Tengah, melaporkan bahwa kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 3 Juli telah memberikan dampak positif terhadap penurunan jumlah pasien Covid-19.

Baik yang melakukan rawat inap di Rumah Sakit dan Puskesmas maupun isolasi mandiri.

Laporan tersebut dihimpun secara langsung oleh tim Kantor Staf Presiden (KSP) yang melakukan verifikasi lapangan ke sejumlah lokasi di Semarang, pada Jumat (30/7/2021).

Setelah melakukan verifikasi lapangan di beberapa lokasi di provinsi Banten pada Senin (26/7/2021), tim ini juga akan melakukan serangkaian proses verifikasi lapangan dalam periode 7 hari di beberapa provinsi lain di Pulau Jawa.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tokyo Jepang 3.865 Orang Per Hari, Lampu Penyeberangan di Hachiko Sempat Dimatikan

“Hasil pemantauan lapangan kami di Semarang menunjukkan keberhasilan PPKM dalam menekan kasus Covid-19. Harapannya kurva pandemi bisa terus menurun, sehingga aktivitas ekonomi secara bertahap akan bisa berjalan kembali,” kata Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo dalam keterangannnya, Jumat (30/7/2021).

Namun, Ia juga menambahkan bahwa disiplin protokol kesehatan tetap wajib dilakukan sekalipun ada penurun level PPKM di Semarang dan wilayah lainnya.

Baca juga: Bantu Penanganan Covid-19, Hyundai Bakal Bangun Fasilitas Produksi Oksigen Medis

“Bagi yang bergejala sedang, sekarang jangan ragu ke rumah sakit karena ketersediaan tempat tidur masih memadai. Ini menjaga agar tidak ada kejadian pasien yang terlambat ditangani oleh tenaga kesehatan,” Abraham.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak menimbun obat ataupun oksigen medis untuk kepentingan pribadi.

“Lebih baik diberikan kepada yang membutuhkan, karena ikhtiar melawan Covid-19 adalah perjuangan bersama-sama seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas