TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Dianiaya Lalu Diasingkan, Pasien Covid-19 Ini Akhirnya Meninggal, Polres Toba Segera Bertindak

Warga tak rela ia menjalani isolasi mandiri di rumahnya, Salamat pun diseret dan dianiaya lalu diasingkan ke tempat

Dianiaya Lalu Diasingkan, Pasien Covid-19 Ini Akhirnya Meninggal, Polres Toba Segera Bertindak
Tribun Medan
Risma Sitorus, istri dari Salamat Sianipar, pasien Covid-19 yang sempat dianiaya warga kampung memberikan keterangan 

Penyidik ingin melihat orang-orang yang sempat menyeret dan memukuli korban.

Besar kemungkinan, akan ada tersangka dalam kasus ini, walaupun polisi menyebut sejauh ini belum ada satu pun warga yang ditetapkan bertanggungjawab atas kematian Selamat Sianipar.

"Yang membuat laporan adalah istrinya, dan belum ada penetapan tersangka," tuturnya.

Sementara itu, keluarga korban berharap warga Dusun Bulu Silape, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba yang turut menganiaya Selamat Sianipar ditangkap dan dipenjarakan.

Belum Tahu Penyebab Kematian

Humas RSUP Adam Malik, Rosario Dorothy mengatakan jenazah Salamat Sianipar sudah diserahkan pada pihak keluarga.

"Untuk saat ini jenazah sudah dibawa keluarganya ke kampung halaman," kata Dorothy, Minggu malam.

Disinggung mengenai penyebab pasti kematian korban, pihak RSUP Adam Malik belum bersedia memberikan keterangan.

Sementara itu anak kandung korban Anastasya Sianipar mengaku belum tahu apa penyebab pasti kematian ayahnya.

Dia sendiri belum sempat melihat jenazah sang ayah, lantaran kabarnya harus dimakamkan sesuai protokol pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas