Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ingin Perawatan, Tapi Tak Mampu Beli Skincare, Ibu Rumahtangga di Lampung Tengah Curi Sapi

Akibat perbuatannya, ibu rumah tangga berinisial SA (26) kini sudah diamankan oleh pihak berwajib.

Ingin Perawatan, Tapi Tak Mampu Beli Skincare, Ibu Rumahtangga di Lampung Tengah Curi Sapi
HER CAMPUS
Ilustrasi penjara wanita 

TRIBUNEWS.COM - Ingin perawatan tapi tak punya uang untuk beli skincare, seorang ibu rumahtangga nekat mencuri sapi yang dirawat Suroto, suaminya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Sri Kencono, Lampung Tengah. Pelaku diketahui berinisial SA (26).

Ia nekat mencuri dan menjual sapi itu untuk membeli paket perawatan skincare sekaligus membayar utang.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Buronan Kasus Pembunuhan Berencana di Lampung

Karena perbuatannya, SA ditangkap polisi dan dijebloskan ke dalam tahanan.

Kapolsek Rumbia Inspektur Satu (Iptu) Eko Heri Susanto mengatakan, sapi yang dicuri dan dijual oleh pelaku adalah milik warga bernama Suharto yang dipelihara oleh Suroto.

Ilustrasi sapi limousin jenis simental jantan
Ilustrasi sapi

"Modus pencurian sapi ini adalah untuk membeli paket perawatan skincare dan melunasi utang oleh pelaku," kata Eko dalam keterangan tertulis, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (1/9/2021) sore.

Heri menjelaskan, peristiwa itu berawal pada Selasa (24/8/2021), pelaku bersama suami serta anak mereka singgah ke rumah kerabat.

Baca juga: Minta Keadilan sebagai Korban Penganiayaan, Ayu Thalia: Untuk Estetika, Enggak Baik Kaki Cewek Lecet

Baca juga: Viral Video Aksi Pencurian Kucing Himalaya di Depok, Pemilik Berharap Peliharaannya Dikembalikan

SA sempat pamit dengan alasan untuk berbelanja sayuran di warung.

Rupanya, itu hanya alasan bagi pelaku untuk menemui pelaku lainnya berinisial PTU (DPO) yang merupakan eksekutor pencurian.

"Sebelumnya, pelaku sudah menghubungi PTU bahwa pelaku dan korban sudah pergi dan rumah dalam keadaan kosong," kata Eko.

Pelaku SA dan PTU bertemu di lapangan Sumber Katon, Kecamatan Seputih Surabaya. Bersama PTU, SA pergi ke rumahnya untuk mengangkut sapi.

Sapi peliharaan itu lalu dibawa PTU menggunakan mobil pikap.

Ilustrasi penjara.
Ilustrasi penjara. (wytv.com)

"Pelaku SA sempat memutuskan kabel lampu kandang dan melepaskan ikatan sapi," kata Eko.

Setelah sapi diangkut, SA kembali ke rumah kerabat suaminya dan mengatakan sapi peliharaan itu hilang dari kandang.

Suroto kemudian melaporkan kasus pencurian itu ke polisi.

Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas