Tribun

Cerita 4 Penggali Kubur di Bima Temukan Perhiasan Emas yang Diduga Peninggalan Zaman Kerajaan

Perhiasan yang ditemukan berupa cincin dengan permata zamrud, gelang dengan lapisan kulit emas, tempat tusuk konde.

Editor: Dewi Agustina
Cerita 4 Penggali Kubur di Bima Temukan Perhiasan Emas yang Diduga Peninggalan Zaman Kerajaan
Dok. Dibud Kota Bima
Cincin perak berbentuk lampu aladin merupakan salah satu temuan warga saat menggali kubur, di Kota Bima, Rabu (15/9/2021). 

Benda-benda tersebut kemudian dikumpulkan dan disimpan sementara di rumah warga.

Menurut pengakuan hampir semua warga di sana, penemuan benda-benda arkeolog bukan pertama kali.

Penemuan serupa sudah berlangsung puluhan tahun.

Karena sejak zaman kerajaan, warga di daerah tersebut banyak membuat batu bata.

Sehingga penggalian tanah dilakukan sejak puluhan tahun silam.

Warga kerap menemukan benda-benda yang diduga peninggalan zaman kerajaan.

Saat datang ke rumah warga yang menemukan benda tersebut, Munawar meminta mereka tidak menjualnya ke kolektor luar.

"Sekiranya ada niat untuk menjual ke luar kami minta warga mengkonfirmasi ke kami," katanya.

Bila hendak dijual, sebaiknya barang diperiksa dahulu di pegadaian untuk mengetahui karat emasnya.

"Sebab ada isu kolektor luar siap membeli dengan harga ratusan juta, itu tidak benar," katanya.

Cincin dan gelang emas yang ditemukan warga saat menggali kubur di Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Rabu (15/9/2021).
Cincin dan gelang emas yang ditemukan warga saat menggali kubur di Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Rabu (15/9/2021). (Dok. Dibud Kota Bima)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bima juga sudah memberikan pencerahan ke warga.

Jika benda itu diberikan kepada pemerintah, mereka akan memberikan sertifikat kepada penemunya.

"Dan anak cucu mereka bisa melihat dan menikmati peninggalan sejarah yang terkubur itu," katanya.

Menindaklanjuti temuan warga tersebut, rencananya Minggu (19/9/2021) besok Wali Kota Bima akan turun langsug menemui warga.

"Karena di situ juga ada beberapa benda arkeologi, termasuk juga gundukan gunung yang diperkirakan ada sesuatu di dalamnya," katanya.

Kuat dugaan di dalam galian kubur tersebut masih terdapat benda-benda lainnya.

Tapi karena keluarga tidak mau melanjutkan penggalian, maka penggalian distop.

Baca juga: Ingin Investasi Perhiasan Emas? Pertimbangkan Hal-Hal Ini Dulu ya!

Keluarga hanya ingin fokus ke pemakaman keluarga yang meninggal dunia.

Pihaknya yakin masih ada benda-benda lain di dalam tanah tersebut.

"Semua penggali kubur itu menyatakan ada bunyi sesuatu ketika mereka menggali," katanya.

Dinas Dikbud Kota Bima juga sudah bersurat ke Balai Arkeologi Bali untuk datang memeriksa benda tersebut.

Supaya bisa diketahui, apakah benda-benda tersebut merupakan benda peninggalan zaman kerajaan atau bukan.

Pemerintah daerah sejauh ini belum bisa memberikan penjelasan detail terkait benda tersebut.

Mereka harus menunggu hasil riset dan kajian dari tim Balai Arkeologi.

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul HEBOH Warga Bima Temukan Perhiasan Emas saat Gali Kubur, Diduga Peninggalan Zaman Kerajaan

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas