Tribun

Pemerintah Diminta Menjaga Harga Tembakau Tetap Stabil untuk Kepentingan Petani

DKN Gerbang Tani kembali menggelar Istighosah Koalisi Tembakau di Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Selasa (21/9/2021).

Editor: Hasanudin Aco
Pemerintah Diminta Menjaga Harga Tembakau Tetap Stabil untuk Kepentingan Petani
Ist
DKN Gerbang Tani kembali menggelar Istighosah Koalisi Tembakau di Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Selasa 21 September 2021. 

Menurut Nana, budidaya tanaman tembakau merupakan warisan budaya bangsa yang patut dilestarikan.

Tembakau ini menjadi penunjang perekonomian keluarga. Bahkan pendapatan negara sangat besar dari tembakau.

Sementara itu, kata Asep Suherman, ada beberapa petani tembakau di Jawa Barat yang tersebar di Garut, Sumedang, Majalengka, dan Bandung.

Sebanyak Rp 124 milliar pendapatan tembakau di Jawa Barat.

Jawa Barat lebih dikenal dengan Tembakau Mole.

“Sebagai Anggota DPRD Jawa Barat, kebetulan di Komisi II, saya mengontrol betul terkait kebijakan tembakau ini,” tukasnya.

Menurutnya, penggunaan DBHCT di Jawa Barat mengacu pada 50% kesehatan, 30% sosial, 15% untuk Petaninya.

Harusnya DBHCT diperuntukkan bagi daerah-daerah produksi petani tembakau.

“Kami mengharapkan aspirasi dan rekomendasi dari Asosiasi Petani untuk kami kawal kebijakannya di pemerintah,” katanya.

“Kami juga menanti rekomendasi dari acara Koalisi Tembakau ini untuk bersama-sama kami perjuangkan demi Petani Tembakau,” tegasnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas