Tribun

Lokasi Yoni Berkepala Kura-Kura Usia 1.200 Tahun Masuk Jalur Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo

Yoni berkepala kura-kura itu diduga dibuat sekitar abad ke-8 atau satu masa dengan pembuatan candi Prambanan atau telah berusia 1200 tahun

Editor: Eko Sutriyanto
Lokasi Yoni Berkepala Kura-Kura Usia 1.200 Tahun Masuk Jalur Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Umat Hindu Klaten saat melaksanakan ibadah di lokasi yoni berkepala kura-kura berada di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Minggu (26/9/2021) 

Menurut Ketut, yoni berkepala kura-kura itu diduga dibuat sekitar abad ke-8 atau satu masa dengan pembuatan candi Prambanan.

Diakui Ketut untuk Kecamatan Polanharjo, banyak tersebar yoni di areal persawahan.

Namun, yang hampir pasti bakal diterjang oleh jalan tol Yogyakarta-Solo di Klaten adalah yoni berkepala kura-kura itu.

Baca juga: Begal Pohon Glodokan Tiang di Jalan Cipete Raya, Pohon Dibabat Habis, Hanya Tersisa Akarnya 

Ia pun berharap agar pembangunan jalan tol di sekitar yoni itu berada, bisa dilakukan rekayasa.

"Kami inginnya jalan tol lewat pada sisi sampingnya sehingga yoni dan situs yang ada di sekitarnya ini tetap terawat," ujarnya.

Penyuluh Agama Hindu Klaten, Mantri Wayan Suparta berharap meski yoni dan struktur situs yang ada di sekitar bakal kenal tol, namun sebisa mungkin yoni tetap dilestarikan.

"Yoni ini tempat pemujaan Dewa Siwa. Meski ada tol kami harap yoni ini tetap kita jaga dan lestarikan. Jangan sampai itu hancur kena proyek tol," ucapnya.

Uang Ganti Rugi Tol

Pembahasan uang ganti rugi tanah terdampak pembangunan jalan tol maupun proyek strategis lain kini tergolong cukup tinggi. ak terkecuali di Wilayah DI Yogyakarta.

Sebagian besar masyarakat di area yang terdampak pembangunan jalan tol menerima uang ganti rugi yang cukup tinggi dari pemerintah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas