Tribun

Merasa Dianiaya, Menantu di Bandung Laporkan Mertua ke Polisi

Akibat perselisihan dalam bisnis, seorang menantu melaporkan mertuanya sendiri ke polisi di Bandung.

Editor: Hendra Gunawan
Merasa Dianiaya, Menantu di Bandung Laporkan Mertua ke Polisi
Nazmi Abdurrahman/Tribun Jabar
Ema Siti Zaenab bersama kuasa hukumnya Hilmi Dwiputra Nur Esa. 

Atas laporan tersebut, Muzakir kemudian ditahan di Polsek Arcamanik sejak 13 September 2021.

Ia ditahan bersama Marzuki.

Ema mengaku sudah meminta Arianto dan Fitri untuk untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

"Mereka menolak untuk penyelesaian secara damai," katanya.

Kuasa hukum Muzakir, Hilmi Dwiputra Nur Esa, mengatakan, pihaknya tengah mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk Muzakir karena alasan kondisi kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan praperadilan karena Muzakir dinilai tidak turut serta melakukan penganiayaan terhadap Arianto.

"Pak Muzakir membantah telah memukul, yang pukul itu justru Ade dan Jajang.

Itu jelas dalam video CCTV. Kami sudah ajukan penangguhan penahanan, tapi sampai saat ini Polsek Arcamanik belum mengabulkan permohonan kami.

Tidak tahu apa alasannya. Klien kami umur 72 mengidap diabetes," ujar Hilmi.

Kapolsek Arcamanik, Kompol Deny Rahmanto, membenarkan tengah menahan Muzakir.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas