Tribun

Palsukan 19.424 Identitas Kartu Prakerja, Kawanan Penjahat di Medan Ini Raup Rp 80 Juta

Kapolres Belawan, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang mengatakan, otak pemalsuan adalah warga Riau.

Editor: Hendra Gunawan
Palsukan 19.424 Identitas Kartu Prakerja, Kawanan Penjahat di Medan Ini Raup Rp 80 Juta
Tribun Medan
Sindikat pemalsu identitas kartu prakerja yang dibekuk Polres Pelabuhan Belawan. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Sindikat pemalsuan identitas Kartu Prakerja di Medan, Sumatera Utara terbongkar.

Aparat Polres Pelabuhan Belawan, Medan, berhasil membekuk enam orang yang diduga pelakunya.

Keenamnya adalah warga Sumut dan Riau.

Kapolres Belawan, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang mengatakan, otak pemalsuan adalah warga Riau.

Baca juga: Gondol Rp400 Juta untuk Judi Online, Wanita di Kalbar Tipu Suami & Bosnya, Modus Pura-pura Dirampok

"Dari rekayasa dan tipu-tipu pemalsuan identitas penerima Kartu Prakerja ini, para pelaku meraup untung Rp 80 juta," kata Kapolres Belawan, Selasa (5/10/2021).

Adapun identitas para pelaku yakni RVP (23) warga Rokan Hulu, Riau yang juga otak pelaku.

NS (23) warga Rokan Hulu Riau, IR (25) warga Medan Marelan, AH warga Simalungun, AR (22) dan MSH (29) warga Deliserdang.

Baca juga: Dituding Tipu 225 CPNS, Putri Nia Daniaty Minta Nama sang Ibunda Tak Diseret

Keenam tersangka diamankan di lokasi terpisah yang ada di Kecamatan Medan Marelan dan Tembung.

Ditambahkan, ada 19.424 identitas yang dipalsukan.

"Mereka dapat data ini dari medsos dan telegram. Ada sekitar 1000-an yang sudah diupload datanya," kata Faisal.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas