Tribun

Melancong Ke Pulau Nias, Harus Mampir Ke Nias Barat yang Simpan Potensi Laut Nan Mempesona

Satu diantara begitu banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi itu terletak di Pulau Nias.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Wahyu Aji
Melancong Ke Pulau Nias, Harus Mampir Ke Nias Barat yang Simpan Potensi Laut Nan Mempesona
KOMPAS.COM/HENDRIK YANTO HALAWA
Pantai Fari’i di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. 

Karena pulau tersebut, menurutnya, sangat eksotis dan memilik warna tosca yang begitu menawan pada lautnya.

Menurutnya, Pulau Asu ini dapat menjadi lokasi yang cocok bagi siapapun yang membutuhkan privacy dan ingin melepaskan rasa lelah serta stress untuk sementara waktu.

"Yang recommended itu nggak jauh- jauhlah ya harus Nias Barat, ke Pulau Asu itu keren banget, untuk privacy juga bisa, udaranya dan panoramanya juga luar biasa, warna laut yang biru tosca itu keren, bisa melepaskan beban pikiran langsung di sana," kata Necis.

Karena Pulau Nias memiliki beragam destinasi wisata pada tiap kabupatennya, Necis pun menyebutkan destinasi wisata di kabupaten lainnya yang tidak kalah menarik.

Ia mengaku sangat senang dan tidak pernah bosan saat mengunjungi Pantai Soraki dan Lagundri.

"Terus yang kedua bisa ke Nias Selatan, ke Pulau Mataluo bisa belajar sejarah sama budaya di situ, terutama (pantai) Soraki dan Lagundri, saya tidak pernah bosan datang ke sana," jelas Necis.

Lalu jika kamu ingin ke Gunung Sitoli, destinasi wisata yang bisa kamu sambangi adalah Air Terjun Humogo.

Sedangkan jika ke Nias Utara, kamu bisa mengunjungi Pantai Turelotu yang sangat indah.

"Kalau ke Gunung Sitoli ada Humogo, terus kalo kita ke utara ada Turelotu, masih banyak lagi," papar Necis.

Di Gunung Sitoli juga terdapat taman kota yang bisa kamu kunjungi untuk sekadar refreshing.

Jika kamu gemar mencicipi kuliner lokal suatu daerah, kamu bisa mencoba jajanan yang dijual di tepi jalan area tersebut.

"Nah di Gunung Sitoli tentunya ada kayak taman kota juga, sebagai hiburan bisa, sambil menikmati kuliner yang ada di sepanjang pinggiran jalan taman kota itu," tutur Necis.

Necis menekankan bahwa ada begitu banyak destinasi wisata di Pulau Nias secara keseluruhan yang bisa disambangi dari Nias Barat hingga ke Gunung Sitoli.

"Banyak sekali tempat-tempat wisata yang ada di Nias ini yang patut sekali kita kunjungi. Kalau misal ingin ke Barat, bisa nanti kita bawa jalan-jalan, ke Selatan juga bisa, ke Utara Nias, Gunung Sotoli mungkin," kata Necis.

Kendati demikian, ia menjelaskan bahwa pariwisata suatu daerah bisa disebut berkembang jika telah memenuhi beberapa aspek penting dalam pengembangan pariwisata, mulai dari aksesibilitas hingga atraksi.

Terkait aspek aksesibilitas, kata dia, infrastruktur di Nias Barat masih perlu dibenahi karena sejumlah akses yang menuju lokasi wisata di kabupaten ini tergolong kurang layak.

"Berbicara tentang aksesibilitas, itu mungkin salah satu kelemahan kita, salah satu kekurangan juga yang masih belum terpenuhi. Di mana akses menuju beberapa tempat di Nias Barat ini jalannya mungkin masih kurang bagus," jelas Necis.

Necis menyampaikan bahwa hal ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, agar upaya dalam mengembangkan sektor pariwisata di wilayah tersebut dapat berlangsung optimal. 

"Nah itu yang harus menjadi perhatian pemerintah dalam mengembangkan pariwisata," papar Necis.

Menurutnya, jika akses jalannya tidak rusak, maka para wisatawan pun akan merasa puas karena tidak harus membuang waktu lama dalam perjalanan menuju destinasi tersebut.

"Bagaimana pengunjung atau para wisatawan mau berkunjung ke suatu daerah untuk melihat daya tarik tersebut, kalau misalnya mulai dari akses saja tidak bisa atau masih kurang bagus, dia mungkin bisa merasa bosan atau capek di jalan (menuju lokasi wisata)," tegas Necis.

Sementara itu, selain akses yang harus diperbaiki, destinasi wisata di Nias Barat juga harus memperhatikan ketersediaan penginapan hingga pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Begitu pula untuk fasilitasnya yang harus memadai dan bisa memenuhi kebutuhan para wisatawan. 

"Mungkin di beberapa daerah wisata belum ada penginapan, pelaku wisata dan lain sebagainya. Fasilitas juga masih kurang terpenuhi, sarana prasarana," tutur Necis.

Dalam tiap destinasi wisata, diperlukan adanya atraksi yang dapat menarik perhatian para wisatawan.

Ia pun menyarankan agar atraksi yang berasal dari Nias Barat dan Pulau Nias lebih digaungkan.

"Terus selanjutnya atraksi, mungkin kalau boleh atraksi-atraksi yang (dipromosikan) berasal dari Pulau Nias pada umumnya dan Nias Barat pada khususnya," kata Necis.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas