Kronologi Hilangnya Bocah 8 Tahun dalam Genangan Air Saat Banjir Melanda Kota Samarinda
Bocah itu hilang saat asik berenang di genangan banjir yang merendam jalur tersebut, Kamis 21 Oktober 2021 sore
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Kaltim Rita Lavenia
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Keberadaan Abdul Purnomo alias Purnama (8), warga di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur hingga saat ini masih misterius.
Bocah itu hilang saat asik berenang di genangan banjir yang merendam jalur tersebut, Kamis 21 Oktober 2021 sore.
Keterangan Lina (36), tante korban, bocah yang akrab disapa Purnama tersebut mulai berenang bersama rekannya pada pukul 17.00 Wita.
Namun menjelang waktu magrib pukul 18.10 Wita, seluruh rekan korban sudah kembali ke rumah masing-masing.
Sedangkan Purnama tidak kembali hingga pukul 19.00 Wita.
"Kata teman-temannya. Dia diajak pulang tapi enggak mau. Masih mau berenang sendiri. Jadi ditinggal," bebernya.
Baca juga: Liburan Berujung Maut, Tiga Pemuda di Lampung Utara Tewas Tenggelam, Diduga Tak Bisa Berenang
"Pas kami datang (ke lokasi korban berenang) cuma tinggal sendalnya saja di dekat apotik," terang Lina kepada TribunKaltim.co, Jumat (22/10/2021).
Lebih detail, dia menjelaskan, menurut keterangan salah seorang warga yang sempat melihat korban, sebelum hilang bocah malang tersebut sempat terlihat asyik berenang yakni tepat di samping salah satu apotik setempat.
Tetapi tidak lama kemudian, sebuah kendaraan roda empat melintas, lalu tubuh bocah kelas 2 SD tersebut tidak terlihat lagi.
"Memang Dia (korban) sering ke situ kalau banjir. Tapi enggak bisa berenang," jelasnya.
"Biasanya lewat jam 5 (sore) sudah pulang. Tapi tumben kemarin ngeyel mau berenang lama-lama.
Semoga cepat ketemu. Karena orangtuanya betul-betul terpukul keponakan saya tiba-tiba hilang," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Banjir di Samarinda, Begini Kronologi Hilangnya Bocah 8 Tahun dalam Genangan Air